Sabtu, 29 APRIL 2023 • 15:00 WIB

Mengenal Suku Sami di Norwegia: Suku Kaya Budaya yang Jadi Inspirasi di Frozen 2

Author

Suku Sami merupakan kelompok etnis asli yang bermukim di wilayah Sami di Norwegia, Swedia, Finlandia, dan Rusia. Mereka juga dikenal dengan sebutan "Orang Lapp" atau "Lappish" di beberapa wilayah.

Suku Sami memiliki kebudayaan yang sangat unik dan memiliki tradisi yang kaya, termasuk dalam bidang seni, musik, dan pakaian. Mereka juga terkenal sebagai peternak rusa dan penggembala ren, serta sebagai pemburu dan nelayan yang terampil.

Suku Sami memiliki bahasa yang berbeda-beda tergantung dari wilayah tempat mereka tinggal. Bahasa Sami di Norwegia, Swedia, dan Finlandia termasuk dalam kelompok bahasa Finno-Ugric, sedangkan bahasa Sami di Rusia termasuk dalam kelompok bahasa Uralic.

Baca Juga: Mengenal Suku Khoisan yang Berbicara dengan Basis Tonal dan Klik, Susah Ditiru

Sejarah Suku Sami

Sejarah Suku Sami dapat ditelusuri hingga lebih dari 4.000 tahun yang lalu. Awalnya, mereka adalah orang-orang pemburu dan pengumpul yang hidup di wilayah utara Eropa, terutama di wilayah Skandinavia, yang saat itu disebut sebagai daerah "Lapp".

Pada abad ke-13, wilayah tempat tinggal Suku Sami mulai dikuasai oleh kerajaan Norwegia, Swedia, dan Finlandia. Penguasaan wilayah ini membawa konsekuensi bagi kehidupan dan budaya Suku Sami, karena pemerintah kerajaan mulai menerapkan kebijakan-kebijakan yang mengurangi kemerdekaan dan hak-hak Suku Sami dalam menggunakan tanah mereka.

Selama berabad-abad, Suku Sami sering diperlakukan dengan diskriminatif dan dipandang sebelah mata oleh masyarakat mayoritas di wilayah tempat mereka tinggal. Mereka juga sering dianggap sebagai orang asing atau tidak diakui sebagai bagian dari bangsa Skandinavia. Hal ini berdampak pada kehidupan sosial, ekonomi, dan politik Suku Sami.

Suku Sami di Norwegia. (REUTERS/Stoyan Nenov)

Pada abad ke-20, Suku Sami mulai mengorganisir diri mereka sendiri untuk memperjuangkan hak-hak mereka. Mereka membentuk organisasi-organisasi seperti Parlemen Sami dan Asosiasi Sami untuk memperjuangkan hak-hak tanah, bahasa, dan budaya mereka. Pada tahun 1970-an, Norwegia dan Swedia mengakui Suku Sami sebagai kelompok etnis asli yang memiliki hak-hak khusus.

Sejak saat itu, hak-hak dan kebebasan Suku Sami semakin diakui oleh pemerintah dan masyarakat di wilayah tempat mereka tinggal. Namun, masih banyak masalah yang dihadapi oleh Suku Sami dalam hal hak-hak mereka, seperti hak atas tanah dan sumber daya alam yang kadang-kadang diperebutkan oleh pemerintah dan perusahaan.

Suku Sami Jadi Inspirasi Suku Northuldra di Frozen 2

Suku Northuldra yang muncul dalam film animasi Frozen 2 terinspirasi oleh Suku Sami. Dalam film tersebut, Suku Northuldra digambarkan sebagai kelompok etnis yang tinggal di dalam hutan dan memiliki keahlian dalam mengelola sumber daya alam yang berkelanjutan, seperti memelihara pohon dan menangkap ikan.

Suku Northuldra di film Frozen 2. (Walt Disney)

Sama seperti Suku Sami, Suku Northuldra juga memiliki kebudayaan yang kaya dan tradisi unik, seperti musik dan pakaian tradisional yang digambarkan dalam film tersebut. Selain itu, kehadiran unsur-unsur alam seperti angin, air, dan tanah juga menjadi bagian penting dari kebudayaan dan kepercayaan Suku Northuldra, yang menggambarkan nilai-nilai kearifan lokal dalam pengelolaan lingkungan.

Baca Juga: Mengenal Candi Sukuh, Peninggalan Sejarah yang Berdiri Sejak Tahun 1359

Meskipun Suku Northuldra tidak secara langsung menggambarkan Suku Sami, namun inspirasi yang diambil dari kebudayaan dan tradisi Suku Sami sangat jelas terlihat dalam desain karakter, budaya, dan keahlian Suku Northuldra.

Artikel Menarik Lainnya: 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU