Seorang arkeolog asal Amerika yaitu Andrew Gillreath-Brown baru-baru ini menemukan alat pembuat tato tertua yang diketahui dari Amerika Utara bagian barat. Di mana, alat seukuran pena ini mempunyai 2 jarum yang terbuat dari duri kaktus pir berduri yang menempel pada gagang sumac skunkbush kayu.
Makalah dari penelitian ini pun dipublikasikan dalam Journal of Archaeological Science: Reports. Melansir dari Histecho, alat pembuat tato ini pun dibuat oleh leluhur dari orang Pueblo yang hidup sekitar 500 SM hingga dengan 500 M. Melihat hal itu, Andrew memberikan komentarnya.
“Penemuan ini mendorong kembali bukti tato di Amerika Utara bagian barat selama lebih dari 1.000 tahun,” ungkapnya.
"Tato oleh orang-orang prasejarah di Barat Daya tidak banyak dibicarakan karena tidak pernah ada bukti langsung untuk mendukungnya," jelasnya.
“Alat tato ini memberi kita informasi tentang budaya Barat Daya masa lalu yang tidak kita ketahui sebelumnya,” lanjutnya.
Penemuan alat tato terbaru ini pun mendorong kembali bukti mengenai tato paling awal di Amerika Utara bagian barat yang lebih dari 1.000 tahun lalu. Ini sekaligus juga memberikan wawasan baru ke dalam kehidupan orang prasejarah.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: