INDOZONE.ID - Selama ini kita tahu kalau primbon sering dipakai buat meramal watak, jodoh, atau rezeki. Tapi tahu gak sih, kalau primbon juga punya rumus jitu buat menentukan hari baik? Salah satunya adalah primbon Jawa khusus bercocok tanam.
Namun perlu diingat ya, selain pakai hitungan ini, kamu juga tetap harus melihat faktor musim dan jenis lahan yang kamu punya.
Buat kamu yang lagi tertarik buat menjajal dunia pertanian, tahu cara menghitung hari baik lewat primbon ini bisa jadi ilmu tambahan yang seru dan bermanfaat.
Baca juga: Mimpi Renovasi Rumah, Pertanda Datangnya Rezeki?
Lantaran, pemilihan hari yang tepat itu nantinya bakal menentukan jenis tanaman apa yang paling cocok buat ditanam.
Nah, agar tidak semakin penasaran sama cara hitung dan pilihan hari baiknya, langsung saja yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Cara Menghitung Primbon Jawa Bercocok Tanam
Cara menghitung primbon Jawa bercocok tanam berkaitan dengan weton. Oleh karena itu, kamu perlu menyimak nilai yang dimiliki masing-masing harinya.
- Minggu: 5
- Senin: 4
- Selasa: 3
- Rabu: 7
- Kamis: 8
- Jum'at: 6
- Sabtu: 9
Sedangkan Neptu pasaran adalah sebagai berikut:
- Pon: 7
- Wage: 4
- Kliwon: 8
- Legi: 5
- Pahing: 9
Dalam penerapannya, kamu diwajibkan menentukan hari spesifik yang akan digunakan untuk mulai menanam.
Misalkan kamu mengambil contoh hari Minggu Kliwon, maka Anda harus menjumlahkan bobot neptunya terlebih dahulu.
Nilai untuk Minggu Kliwon adalah 13 (berasal dari Minggu bernilai 5 dan Kliwon bernilai 8). Hasil penjumlahan tersebut selanjutnya diaplikasikan untuk menghitung siklus elemen tanaman, yaitu "Oyot-Uwit-Godong-Uwoh", secara berulang hingga hitungan ke-13. Pola perhitungannya berjalan sebagai berikut:
Oyot → Uwit → Godong → Uwoh → Oyot → Uwit → Godong → Uwoh → Oyot → Uwit → Godong → Uwoh → Oyot.
Berdasarkan hasil kalkulasi di atas, dapat disimpulkan bahwa hari dengan nilai neptu 13 berakhir pada klasifikasi "Oyot".
Dalam pakem pertanian tradisional, ini adalah indikator bahwa kamu disarankan memilih jenis vegetasi yang dipanen bagian akarnya.
Untuk menentukan kecocokan hari-hari lainnya, kamu cukup mengaplikasikan formula sirkular yang sama menggunakan total neptu hari yang dipilih.
Tahapan berikutnya yang tidak kalah penting adalah mengidentifikasi kategori tanaman apa saja yang merepresentasikan tiap-tiap elemen hitungan tersebut.
- OYOT = Akar. Artinya, kamu perlu menanam jenis panen berupa akar. Misalnya, Ubi kayu, Ubi Jalar, Jahe, Kunyit, Kencur, dan lain sebagainya.
- UWIT = Pohon/Batang. Artinya, kamu bisa memilih jenis tanaman yang penghasil kayu. Misalnya,Jati, Akasia, Sengon, Bambu, dan lain sebagainya.
- GODONG = Daun. Artinya, kamu perlu memilih tanaman yang hasil panennya berupa daun. Sayuran adalah jenis yang tepat. Misalnya, Kemangi, Sawi, Bayam, Tembakau, dan lain sebagainya.
- UWOH = Buah. Contoh tanaman yang bisa kalian pilih antara lain, Terong, Tomat, Cabe, Mangga, Alpukat dan lain sebagainya.
Menanam buah bagus jika hari yang dipilih wetonnya jatuh di hitungan ini. Agar lebih mudah dalam hitungan, kamu juga bisa menjumlahkan weton kemudian melihatnya di daftar berikut ini.
Hari Tanam dan Neptu Tanam
- OYOT (1, 5, 9, 13, 17).
- UWIT (2, 6, 10, 14, 18).
- GODONG (3, 7, 11, 15).
- UWOH (4, 8, 12, 16).
Hari yang Baik untuk Bercocok Tanam
1. Minggu
Menurut pakem primbon Jawa bercocok tanam, hari Minggu dinilai sebagai waktu terbaik untuk membudidayakan tanaman yang dimanfaatkan bagian batangnya.
Komoditas yang sangat disarankan untuk ditanam pada hari ini meliputi tebu, bambu, serta berbagai jenis pohon kayu komersial.
Secara umum, hari Minggu menjadi pilihan paling ideal bagi segala jenis vegetasi yang hasil panen utamanya berfokus pada kekuatan atau pemanfaatan struktur batang.
2. Senin
Dalam siklus pertanian tradisional Jawa, hari Senin dikategorikan sebagai hari baik bagi vegetasi yang berorientasi pada hasil dedaunan.
Komoditas seperti tanaman tembakau dan sirih merupakan contoh ideal untuk dibudidayakan pada hari ini.
Karakteristik hari Senin dipercaya selaras dengan pertumbuhan tanaman yang siklus pemanfaatannya berfokus pada organ daun.
3. Selasa
Berbeda dengan hari Selasa. Di hari ini, kamu bisa menanam bunga sebagai hasil panen, hari Selasa bisa dipilih sebagai hari yang cocok.
4. Rabu
Bagi kamu yang berencana menanam pohon buah, hari Rabu adalah waktu yang paling direkomendasikan menurut primbon Jawa.
Hari ini sangat cocok untuk jenis tanaman yang buahnya sering kali sudah bisa dipetik atau dinikmati saat kondisinya masih muda alias belum matang pohon.
Beberapa contoh komoditas buah yang ideal ditanam pada hari ini meliputi mangga, jambu, durian, apel, duku, rambutan, hingga kelengkeng.
5. Kamis
Nah, buat kamu yang mau menanam tanaman yang baru bisa dipanen setelah buahnya benar-benar matang, hari Kamis adalah hari baiknya.
Biasanya, buah-buahan yang cocok ditanam di hari ini adalah jenis buah yang ukurannya lumayan besar.
Contoh seperti semangka, pepaya, labu, durian, dan sejenisnya. Jadi, jangan lupa siapkan bibitnya buat ditanam hari Kamis nanti, ya!
6. Jumat
Bagi kamu yang ingin membudidayakan komoditas yang dipanen bagian dalamnya atau terpendam di dalam tanah, hari Jumat adalah waktu yang paling ideal.
Berdasarkan pakem tradisional, hari ini sangat selaras untuk jenis tanaman yang menghasilkan umbi atau akar.
Beberapa contoh tanaman yang sangat disarankan untuk mulai ditanam pada hari Jumat meliputi ubi jalar, singkong, serta kentang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Primbon Jawa