INDOZONE.ID - Menonton anime bisa menjadi salah satu cara untuk melepas lelah bagi sebagian orang. Akan tetapi, anime ternyata juga bisa memicu petaka.
Itu terbukti dari pembunuhan yang terjadi di Distrik Nishi, Fukuoka, Jepang, 21 Juni 2021. Parahnya, pembunuhan ini dilakukan seorang putra terhadap kedua orang tuanya.
Pembunuh dalam tragedi mengenaskan ini bernama Junji Matsumoto yang berumur 59 tahun. Meski sudah cukup dewasa, Junji tidak bekerja alias pengangguran.
Junji, yang merupakan anak kedua, hidup bersama orang tuanya, Hirokazu (88) dan Makie (87 tahun).
Perlu diketahui, Hirokazu tidak bisa berjalan karena jatuh dari sepeda pada 13 Juni. Setali tiga uang dengan sang suami, Makie pun duduk di atas kursi roda. Alhasil, Junji menjadi perawat untuk kedua orang tuanya.
Pada 20 Juni 2021, seorang tetangga masih melihat Junji dan Makie berbelanja di sebuah toserba, di Tenjin. Akan tetapi, Makie tidak terlihat lagi setelahnya.
Selang delapan hari setelahnya, seorang kerabat pun melaporkan ke pihak kepolisian karena lama tidak mendapatkan kabar dari pasangan lansia tersebut.
Lalu, polisi pun memeriksa rumah Junji di Distrik Nishi, Fukuoka. Ternyata, Hirokazu dan Makie ditemukan di dalam kulkas yang dilakban.
Baca Juga: Mengulik Legenda Red Spider Lily, Bunga Kematian yang Sering Muncul dalam Anime dan Manga
Polisi pun memeriksa mayat kedua lansia itu. Akan tetapi, pihak berwajib tidak menemukan tanda-tanda luka luar.
Sementara itu, sejak 23 Juni 2021, malam waktu setempat, Junji sudah meninggalkan kediamannya dengan sepeda.
Junji kemudian melakukan perjalanan dengan kereta api melintasi Jepang, termasuk ke prefektur Yamaguchi, Shizuoka, Akita, dan Yamagata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tokyo Reporter, Ibtimes