Senin, 27 JANUARI 2025 • 15:40 WIB

Sejarah dan Makna Angpau di Tahun Baru Imlek, dari Zaman Kuno hingga Digital

Author

Ilustrasi pemberian angpao. (Freepik)

INDOZONE.ID - Saat Tahun Baru Imlek tiba, tidak hanya kembang api dan tarian naga yang menarik perhatian, tetapi juga tradisi pemberian hongbao (红包) atau biasa dikenal dengan angpao.

Amplop merah yang penuh dengan uang keberuntungan ini memiliki sejarah dan makna yang kaya, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari perayaan Imlek warga China.

Mari kita telusuri asal- usul dan evolusi tradisi angpao, dari zaman kuno hingga zaman digital.

• Awal Mula di Dinasti Han

Di China kuno, sekitar tahun 202 SM saat Dinasti Han, tradisi angpao mulai dikenal.

Masyarakat pada masa itu menciptakan koin khusus yang disebut yā suì qián( 压岁钱), yang berarti" uang penolak bala."

Baca Juga: Jadi Budaya Imlek, Ternyata Angpao Tidak Boleh Diisi Uang dengan Sembarangan!

Koin- koin ini tidak sekadar uang biasa, karena mereka dipercaya memiliki kekuatan mistis untuk melindungi anak- anak dari roh jahat dan membawa keberuntungan.

• Tradisi Tali Merah di Dinasti Tang

Ketika Dinasti Tang berkuasa antara tahun 618 hingga 907 M, tradisi angpao semakin populer.

Para orang tua memberikan koin kepada anak- anak mereka sebagai simbol perlindungan.

Menariknya, koin- koin tersebut dirangkai dengan tali merah, simbol harapan untuk kesehatan dan keselamatan.

Tali merah ini tidak hanya berfungsi estetika tetapi juga sebagai pelindung dari energi negatif.

• Inovasi di Masa Song hingga Ming

Memasuki Masa Dinasti Song ( 960- 1279 M) dan Ming( 1368- 1644 M), inovasi dalam tradisi angpao muncul.

Koin yang sebelumnya dirangkai dengan tali merah mulai digantikan oleh kantong- kantong warna- warni yang diisi dengan koin.

Kantong- kantong ini menambah unsur keindahan dan kepraktisan dalam tradisi tersebut, menjadikannya lebih menarik dan bermakna.

• Transformasi di Dinasti Qing

Pada masa Dinasti Qing( 1644- 1912 M), angpao seperti yang kita kenal sekarang mulai terbentuk.

Uang keberuntungan yang sebelumnya dibungkus dalam kantong kini menggunakan amplop merah.

Warna merah pada amplop ini dipercaya mampu mengusir roh jahat dan membawa energi positif.

Angpao tidak hanya menjadi hadiah, tetapi juga simbol harapan dan doa untuk keberuntungan.

• Angpao di Era Digital

Menyusul revolusi teknologi, tradisi angpao juga mengalami transformasi.

Di zaman serba modern ini, angpao digital melalui platform seperti WeChat Pay dan Alipay menjadi populer.

Baca Juga: Sejarah Angpau: Tradisi Perlindungan dari Hantu Sui dan Simbol Berkah di Tahun Baru Imlek

Meskipun bentuknya berubah, esensi dari angpao tetap sama memberikan keberuntungan dan perlindungan.

Transformasi ini menunjukkan bagaimana tradisi kuno dapat beradaptasi tanpa kehilangan maknanya.

• Simbolisme dan Makna

Lebih dari sekadar amplop merah berisi uang, angpao merupakan simbol keberuntungan, kelimpahan, dan kesejahteraan.

Anak- anak yang menerima angpao dianggap mendapatkan perlindungan dan berkat sepanjang tahun. Warna merah amplop dipercaya mampu mengusir roh jahat dan menarik energi positif.

Angpao adalah cerminan dari nilai- nilai budaya dan spiritual masyarakat China.

Dari asal- usul yang penuh legenda hingga inovasi kekinian, tradisi ini tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Imlek.

Warisan ini tidak hanya hidup, tetapi terus berkembang, membawa keberuntungan dan kebahagiaan bagi setiap generasi.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ich.unesco.org

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU