INDOZONE.ID - Kisah Achilles yang merupakan salah satu pejuang paling hebat dalam mitologi Yunani selalu menarik untuk dibahas.
Sosok Achilles dikenal hampir tak terkalahkan di medan perang dan menjadi prajurit serta pahlawan utama dalam kisah Perang Troya.
Lantas, bagaimana Achilles meninggal? Tragisnya, sang pahlawan justru tewas karena satu titik lemah kecil di tubuhnya, bagian tumit yang kemudian dikenal luas sebagai “tumit Achilles”.
Baca juga: Achilles, Prajurit Paling Berani dan Tampan di Perang Troya
Achilles Memiliki Satu Titik Lemah
Melansir laman The Collector, Sabtu (2/05/2026) Achilles merupakan putra dari Peleus dan Thetis.
Karena takut putranya hidup sebagai manusia fana, Thetis berusaha membuat Achilles kebal dengan mencelupkannya ke Sungai Styx, sungai sakral yang dipercaya memberi keabadian.
Akan tetapi, saat mencelupkan tubuh Achilles, Thetis memegang bagian tumitnya.
Akibatnya, satu bagian kecil itu tidak terkena air Sungai Styx dan menjadi satu-satunya titik lemah Achilles.
Bagian inilah yang kelak menjadi penyebab kematiannya.
Tewas karena Panah Beracun
Berdasarkan laman The Collector, Achilles meninggal setelah terkena panah beracun yang mengenai tumitnya.
Panah tersebut dilepaskan oleh Paris, pangeran Troya, saat perang besar masih berlangsung.
Dalam beberapa kisah, disebutkan bahwa Paris mendapat bantuan dari Apollo untuk mengarahkan panah tepat ke titik paling lemah Achilles.
Serangan itu langsung menjatuhkan sang pejuang yang selama ini dikenal nyaris tak terkalahkan.
Kematian Achilles Terjadi Saat Membalas Dendam
Baca juga: 12 Dewa Paling Kuat dalam Mitologi Bangsa Viking, Nomor 4 Bikin Dunia Kacau
Dikutip dari laman The Collector, kematian Achilles terjadi setelah ia diliputi amarah akibat sahabat dekatnya, Patroclus, tewas di tangan Hector.
Dipenuhi rasa duka dan dendam, Achilles turun kembali ke medan perang, memburu Hector, lalu membunuhnya.
Namun setelah itu, takdir buruk menghampirinya. Paris, saudara Hector, kemudian melepaskan panah mematikan yang mengakhiri hidup Achilles.
Kisah Tragis Sang Pahlawan Legendaris
Meski gugur secara tragis, nama Achilles tetap dikenang sebagai simbol keberanian dan kekuatan dalam mitologi Yunani.
Berdasarkan laman The Collector, kisah hidup dan kematiannya menjadi pengingat bahwa sehebat apa pun seseorang, selalu ada sisi rapuh yang bisa menjadi kelemahannya.
Itulah sebabnya, hingga kini istilah “tumit Achilles” masih sering digunakan untuk menggambarkan titik lemah seseorang, bahkan pada sosok yang terlihat sangat kuat sekalipun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Collector