Rabu, 14 MEI 2025 • 19:16 WIB

Kisah Mistis Kedai Soto yang Buka di Tanggal Ganjil dan Rahasia Dagingnya Bikin Merinding

Author

Ilustrasi Kedai Soto Horor.

INDOZONE.ID - Siapa sangka, niatnya cuma mau makan soto bareng sahabat lama malah jadi pengalaman paling menyeramkan seumur hidup.

Buat Kamu yang doyan kuliner dan suka tantangan, Kamu harus tahu kisah mistis pengalaman Satria yang nyaris nggak pulang cuma karena semangkuk soto misterius.

Yuk simak kisah mistis kedai soto dilansir dari YouTube @Arsip Horor selengkapnya!

Baca Juga: Pesugihan Warung Bakso Rasa Neraka: Ketika Sedekah Menutupi Darah yang Bikin Merinding

Reuni Biasa, Makan Soto Luar Biasa

Satria, anak kota yang udah lama nggak ketemu temennya, Rangga, memutuskan buat mampir ke desa tempat Rangga tinggal.

Mereka janjian buat ngopi, ngobrol santai, nostalgia masa lalu. Tapi yang terjadi malah sebaliknya.

“Ini tempatnya,” kata Rangga sambil nunjuk sebuah warung kecil di pinggir jalan desa. Nama warung itu sederhana yaitu Soto Bu Sarmi.

Dari luar kelihatan biasa aja, tapi atmosfernya langsung bikin bulu kuduk berdiri.

Hening, cuma suara sendok beradu sama mangkok, dan pelayannya punya sorot mata penuh ketakutan.

Baca Juga: Kisah Mistis Warung Kopi Gaib di Jalan Tol: Jangan Pernah Berhenti di Sini Tengah Malam!

Soto Ganjil yang Terlalu Enak Buat Jadi Nyata

Tanpa banyak tanya, mereka pesan soto daging. Waktu suapan pertama, Satria langsung ngefreeze ini soto terenak yang pernah dia makan.

Kuahnya kental, aromanya tajam, rasa gurihnya nyangkut di lidah. Tapi anehnya, dagingnya merah agak kemerahan, beda dari daging sapi biasa.

Belum sempat habis, pelayan perempuan itu mendekat sambil pura-pura beresin meja sebelah.

Dengan suara lirih dia bilang, “Jangan datang di tanggal genap.”

Satria langsung mikir keras. Apaan coba maksudnya? Nah kenapa cuma buka di tanggal ganjil? Tapi sebelum bisa nanya lebih lanjut, pelayan itu udah ngilang.

Baca Juga: 7 Ciri Warung yang Diduga Pakai Jin Penglaris, Jangan Sampai Salah Masuk!

Desa Penuh Rahasia, dan Warung yang Bikin Orang Hilang

Malamnya, Satria ngobrol sama salah satu warga desa, Pak Karta. Waktu nanya soal warung Bu Sarmi, ekspresi Pak Karta langsung berubah.

“Banyak yang datang ke sana, tapi nggak semua pulang,” katanya datar.

Satria makin penasaran, apalagi waktu dia buka internet dan nemu berita-berita lama soal orang hilang di desa itu.

Semua punya pola sama yaitu terakhir terlihat makan di warung soto itu.

Besoknya, dia kembali ke warung misterius itu. Pelayan yang ternyata bernama Laras, akhirnya kasih secarik kertas ke Satria, “Jangan datang di tanggal genap”. Gila, ini udah bukan sekadar peringatan, tapi semacam kutukan.

Baca Juga: Warung Sepi Bukan Main Mistis, Ini Penjelasan soal Penglaris Dagangan Menurut Islam

Ilustrasi Penglaris Warung Makan.

Dagingnya Bukan Daging Biasa

Satria mutusin buat menyelidiki. Diam-diam dia ngintip dapur warung dan hampir muntah.

Di atas meja ada potongan daging mentah yang jelas bukan ayam atau sapi.

Pisau besar masih berlumuran darah dan yang paling bikin shock yaitu Laras dengan tenang mulai motongin daging itu.

Ini bukan dapur warung biasa, ini tempat jagal. Tapi siapa yang jadi korban?

Baca Juga: Misteri Tali Pocong Penglaris: Kisah di Balik Warung yang Ramai tapi Bikin Merinding

Ternyata Teman Sendiri

Satria lari ke rumah Rangga, berharap dapat penjelasan. Tapi yang dia dapet malah lebih mengerikan.

“Setiap tanggal genap, harus ada tumbal,” kata Rangga tenang sambil nyeruput kopi. “Kau pikir kenapa sotonya seenak itu? Karena bukan daging biasa.”

Satria nggak percaya. Tapi ekspresi Rangga jelas nggak main-main. “Aku harus bawa seseorang, Sat dan kali ini giliranmu.”

Satria lari sekuat tenaga. Tapi bayangan sumur tua di belakang warung terus menghantuinya.

Di sanalah semuanya bermula, tempat roh penjaga diberi makan biar nggak keluar cari mangsa sendiri.

Baca Juga: Kisah Mistis Gunung Salak: Ada Warung Gaib dan Ruqyah Rombongan Pendaki

Pertarungan di Tengah Kegelapan

Dengan bantuan Laras, yang ternyata udah muak dengan semua ini, Satria bersembunyi di gudang belakang warung.

Di sana dia nemuin buku tua berisi mantra dan peringatan, "Sumur penjaga harus diberi makan di tanggal genap, agar gerbang tidak terbuka."

Tapi udah telat. Saat Satria mencoba kabur, dia dihadang. Dalam keputusasaan, dia dorong tubuh Bu Sarmi ke arah sumur dan hening.

Suara dari dalam sumur mengaum, bukan suara manusia. “Rohnya… sudah puas,” bisik Laras.

Baca Juga: Tragedi di Balik Film Twilight Zone: Kepala Aktor Putus Dihantam Baling-Baling Helikopter!

Warung yang Menghilang

Keesokan harinya, polisi datang. Tapi warungnya nggak ada. Nggak ada sumur, nggak ada gudang.

Cuma tanah kosong. Polisi bilang, “Mungkin Bapak terlalu lelah, nggak ada warung soto di desa ini.”

Satria nyaris gila. Tapi dia tahu, apa yang dia alami nyata.

Ilustrasi Kedai Soto Horor.

Sebulan berlalu. Satria pindah ke kota lain, mencoba hidup normal. Sampai suatu hari, dia dapet surat. Bukan dari siapa-siapa, cuma brosur kecil bertuliskan:

Soto Bu Sarmi. Hanya buka di tanggal ganjil.

Tangannya gemetar. Rasa soto misterus itu masih membekas di lidah, tapi sekarang dia tahu, rasa seenak itu datang dengan harga yang mengerikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU