INDOZONE.ID - Cerita-cerita horor dari berbagai daerah di Indonesia memang selalu punya daya tarik sendiri. Salah satunya adalah kisah mistis Hantu Jukung dari Kalimantan.
Legenda yang berangkat dari kisah mistis ini, sudah lama beredar di masyarakat setempat, dan dipercaya sebagai salah satu fenomena gaib yang muncul di daerah-daerah perairan.
Cerita ini datang dari pengalaman pribadi seorang warga yang mendengarnya langsung dari sang ayah, dan kisahnya benar-benar bikin bulu kuduk merinding.
Yuk simak kisah Hantu Jukung dilansir dari YouTube/HorrorMystery_ selengkapnya!
Baca juga: Kisah Mistis Dadong Guliang, Sosok Nenek Sakti yang Jadi Legenda Mengerikan di Bali
Suasana Malam yang Mencekam
Kisah Hantu Jukung ini terjadi puluhan tahun lalu, ketika kampung dalam kondisi banjir. Air sudah masuk ke dalam rumah hingga setinggi lutut orang dewasa.
Malam itu, listrik padam total, membuat suasana semakin gelap dan sunyi. Di rumah tersebut, ada seorang anak, ayah, dan omnya yang tidur di atas dipan.
Tepat sekitar tengah malam, suasana hening tiba-tiba dipecahkan oleh suara aneh. Dari luar rumah terdengar bunyi, “kecipek, kecipek, kecipek” seperti seseorang yang sedang mengayuh perahu kecil.
Tapi yang bikin aneh, suara itu tidak seperti perahu yang didayung dengan kayu, melainkan seperti air yang dibelah dengan tangan.
Pertanda Hantu Jukung Lewat
Ayah dan om dari sang pencerita langsung paham, itu adalah tanda Hantu Jukung sedang melintas.
Menurut cerita warga, Hantu Jukung dipercaya sebagai jelmaan jin dari orang yang dulunya seorang nelayan.
Konon, semasa hidupnya, nelayan ini punya ilmu kebal. Namun setelah meninggal, arwahnya tidak tenang dan berubah menjadi makhluk gaib yang menampakkan diri lewat perahu kecil.
Baca juga: Kisah Mistis Nenek Gahara: Mengungkap Dosa Masa Lalu yang Menuntut Balas!
Hantu Jukung biasanya hanya lewat begitu saja di malam-malam tertentu. Namun, ada kondisi tertentu yang bisa membuatnya berhenti, salah satunya adalah jika mencium bau makanan tertentu.
Nah malam itu, tanpa disadari, di rumah tersebut masih ada ketan hitam sisa hajatan yang belum dihabiskan.
Ketika Ketan Hitam Jadi Pemanggil Gaib
Suara “kecipek” itu yang awalnya terdengar menjauh, tiba-tiba berhenti tepat di depan rumah.
Lalu suara itu berpindah ke dalam rumah, seakan perahu kecilnya ikut masuk tanpa menginjakkan kaki di lantai. Suara cipratan air terdengar jelas melewati depan kamar mereka.
Seolah makhluk itu tahu ada ketan hitam, ia berhenti sejenak di dalam rumah. Namun, tidak ada yang berani keluar untuk melihat.
Semua hanya terdiam sambil menahan napas. Malam itu berlalu dengan penuh ketegangan.
Keesokan paginya, ketan hitam itu masih ada di tempatnya. Tapi yang bikin merinding, warnanya sudah berubah. Ketan yang semula hitam pekat, kini pucat dan tampak aneh, seakan ada sesuatu yang mengisap energinya.
Baca juga: 5 Fakta Misteri Kandole: Hantu Wanita Cantik dari Sulawesi Tenggara yang Mengincar Pria
Bagi masyarakat Kalimantan, kisah ini jadi pengingat, dunia gaib punya caranya sendiri untuk hadir di tengah kehidupan manusia.
Apalagi di daerah perairan yang masih kental dengan legenda dan cerita rakyat. Konon, untuk menghindari gangguan makhluk seperti Hantu Jukung, orang-orang disarankan tidak meninggalkan makanan tertentu saat malam, terutama saat banjir atau listrik padam.
Cerita ini mungkin terdengar seperti legenda bagi sebagian orang, tapi bagi yang pernah mengalaminya, momen seperti ini bukan sekadar cerita pengantar tidur, melainkan pengalaman nyata yang sulit dilupakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube