Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 08 APRIL 2026 • 14:08 WIB

Teknologi di Balik Piramida Giza: Benarkah Bangsa Mesir Kuno Menggunakan Cairan untuk Memindahkan Batu Raksasa?

Teknologi di Balik Piramida Giza: Benarkah Bangsa Mesir Kuno Menggunakan Cairan untuk Memindahkan Batu Raksasa?Piramida Giza di Mesir (Pixabay)

INDOZONE.ID - Piramida Mesir, khususnya Piramida Giza, selama ini dikenal sebagai salah satu keajaiban dunia yang penuh misteri.

Banyak teori bermunculan untuk menjelaskan bagaimana batu-batu raksasa bisa dipindahkan dan disusun dengan presisi tinggi.

Kini, penelitian terbaru membuka kemungkinan bahwa bangsa Mesir kuno memanfaatkan cairan, termasuk air dan pasir basah, untuk mempermudah proses konstruksi.

Baca juga: Benarkah Ada Kota Rahasia di Bawah Piramida Giza? Ini Penjelasan Para Ahli

Temuan Baru soal Teknologi Hidrolik

Berdasarkan The Debrief, Rabu (08/04/2026) penelitian yang dipublikasikan di jurnal ilmiah, para peneliti menemukan indikasi bahwa teknologi hidrolik mungkin digunakan dalam pembangunan piramida.

Mengutip studi yang dimuat dalam jurnal PLoS ONE, struktur di sekitar Piramida Djoser diduga berfungsi sebagai sistem pengelolaan air. Beberapa bagian bahkan disebut berperan seperti bendungan dan fasilitas penyaring air.

Air tersebut diperkirakan dialirkan ke dalam poros piramida untuk membantu mengangkat batu besar menggunakan mekanisme semacam “lift hidrolik”. Dengan bantuan daya apung, batu-batu raksasa bisa dipindahkan secara lebih efisien.

Peran Air dalam Memindahkan Batu

Selain sebagai alat pengangkat, air juga diyakini berperan dalam proses transportasi material.

Mengutip laporan penelitian lain, para ahli menemukan bukti adanya cabang Sungai Nil kuno yang disebut “Cabang Ahramat”. Jalur air ini diduga digunakan untuk mengangkut batu dan material bangunan menuju lokasi piramida.

Baca juga: Cerita Lengkap Konspirasi Gunung Padang: Isu Piramida Tertua dalam Sejarah yang Gak Dipercaya Peneliti Dunia

Keberadaan jalur air ini memperkuat dugaan bahwa bangsa Mesir kuno memanfaatkan kondisi lingkungan, khususnya air, untuk mendukung pembangunan skala besar.

Teori Pasir Basah untuk Kurangi Gesekan

Selain teknologi hidrolik, terdapat teori lain yang tak kalah menarik, yaitu penggunaan pasir basah.

Dalam beberapa penelitian sebelumnya, disebutkan bahwa pasir yang dibasahi dapat mengurangi gesekan saat menarik beban berat.

Baca juga: Piramida Dibangun Alien? Ilmuwan Ungkap Fakta Mengejutkan yang Bikin Teori Konspirasi Goyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Debrief

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Teknologi di Balik Piramida Giza: Benarkah Bangsa Mesir Kuno Menggunakan Cairan untuk Memindahkan Batu Raksasa?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!