Dan Rivera Meninggal Usai Tur Bareng Boneka Annabelle.
INDOZONE.ID - Dunia paranormal lagi-lagi jadi sorotan, bukan karena penampakan atau kejadian horor, tapi karena berita duka yang langsung dibumbui drama mistis.
Dan Rivera, penyelidik supranatural senior, ditemukan meninggal mendadak di sebuah hotel di Gettysburg, Pennsylvania, Minggu lalu.
Namun yang bikin heboh, beberapa jam sebelumnya, Rivera baru aja selesai memimpin tur tiga hari bertajuk 'Devils on the Run' bareng boneka Raggedy Ann atau yang dikenal publik sebagai boneka Annabelle.
Baca juga: Kisah Tragis Santet Kembang Amben: Saat Mimpi Sepeda Berujung Petaka
Nggak butuh waktu lama sampai rumor bertebaran, banyak netizen langsung menghubungkan kematian Rivera dengan Annabelle, si boneka yang disebut berhantu itu. Padahal menurut polisi setempat, nggak ada tanda-tanda janggal atau mencurigakan dari tempat kejadian.
Teman-teman dekat Rivera pun geram dan ikut angkat suara. Jason Hawes, salah satu bintang di acara Ghost Hunters, buka suara dan minta publik berhenti mengaitkan tragedi ini dengan boneka yang sudah terkenal di dunia mistis itu.
“Keluarganya seharusnya nggak perlu baca omong kosong kayak gitu pas mereka lagi berduka. Hormatilah dia. Lupakan sampahnya,” tulis Jason di Facebook.
Bagi mereka yang kenal Rivera secara langsung, dia bukan hanya menjadi paranormal. Namun seorang veteran militer, ayah dari empat anak, suami yang setia, dan teman yang tulus.
Bahkan selama hidupnya, dia bukan sekadar mengejar cerita hantu, tapi juga ingin edukasi publik soal dunia spiritual dan menghormati warisan para seniornya, Ed dan Lorraine Warren.
Baca juga: Santet Gantung Waris: Kutukan Cinta yang Bikin Jomblo Seumur Hidup? Coba Kenali dan Netralisir!
Makanya, meski sang pemimpin sudah tidak ada, tim Rivera dari New England Society for Psychic Research (NESPR) tetap lanjut menjalankan tur dan program yang sudah direncanakan.
Mereka percaya, Rivera pasti ingin semuanya tetap berjalan, dengan semangat dan nilai yang dia pegang selama ini.
“Kami akan membawa semangatnya dalam segala hal yang kami lakukan,” tulis NESPR dalam pernyataan resmi mereka.
Hargai yang pergi, hormati yang ditinggalkan, dan jangan selalu membawa hal mistis hanya untuk mencari sensasi dari kematian sesorang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aol.com