Minggu, 26 JULI 2026 • 15:56 WIB

Paus Pembunuh Tunjukkan Teknik Langka Hancurin Ikan Pari Seberat 2 Ton

Author

ilustrasi Mimpi Paus Orca (wikipedia)

INDOZONE.ID - Paus pembunuh atau orca mengejutkan ilmuwan setelah memperlihatkan perilaku langka saat memangsa ikan pari seberat sekitar 2 ton di Teluk California.

Dalam rekaman yang diambil pada 2024 dan 2025, seekor orca jantan menghantam bangkai ikan pari hingga hancur menjadi ribuan serpihan, sebuah teknik berburu yang belum pernah didokumentasikan secara detail sebelumnya.

Orca merupakan predator puncak di lautan yang dikenal memiliki kecerdasan tinggi dan teknik berburu yang beragam.

Temuan terbaru ini memperlihatkan bahwa mereka masih menyimpan banyak perilaku yang belum dipahami sepenuhnya oleh para peneliti.

Peristiwa tersebut direkam oleh ahli biologi kelautan Dr. Kathryn Ayres dari organisasi Beneath The Waves.

Ia menyaksikan seekor orca betina lebih dulu memegang sirip ekor ikan pari yang sudah mati, seolah sedang menyiapkan mangsa.

Tak lama kemudian, seekor orca jantan melesat dengan kecepatan tinggi dan menghantam tubuh ikan pari itu hingga pecah menjadi ribuan potongan kecil.

Ayres yang berada di dekat lokasi spontan bereaksi.

Ia terdengar berteriak, “Ya Tuhan,” lalu mengucapkan serangkaian kata-kata kasar karena terkejut melihat pemandangan tersebut.

Perilaku serupa tercatat terjadi dua kali, yakni pada 2024 dan 2025. Dalam kedua kejadian itu, ikan pari sudah mati sebelum dihantam. Artinya, benturan tersebut bukan digunakan untuk membunuh mangsa.

Mengapa Paus Pembunuh Melakukannya?

Menurut Ayres, setelah tubuh ikan pari hancur, orca dewasa langsung memakan bagian-bagian tertentu.

Sementara orca muda memanfaatkan serpihan kecil yang tersebar di air.

“Paus orca sering mencabik-cabik mangsanya dan membaginya dengan anggota kelompok lainnya, termasuk anak paus dan paus muda,” ujarnya mengutip NYPost.

Ia mengibaratkan perilaku itu seperti manusia yang memotong ayam menjadi potongan kecil, agar lebih mudah dimakan anak-anak.

Selain mempermudah proses makan, para ilmuwan menduga teknik tersebut juga membantu membuka lapisan tebal pada tubuh ikan pari sehingga nutrisi lebih mudah diakses.

Lapisan luar ikan pari diketahui memiliki mikrobioma unik yang mungkin ikut menyebar ke air setelah tubuhnya hancur.

Pengamatan ini juga menunjukkan bahwa cara berburu orca bukan sekadar mengandalkan kekuatan.

Mereka tampaknya memiliki strategi yang berbeda untuk setiap jenis mangsa.

Bisa Jadi Hanya Untuk Bermain

Ada dugaan lain yang terdengar lebih mengejutkan.

Ayres mengatakan perilaku tersebut mungkin saja dilakukan “hanya untuk bersenang-senang.”

Orca memang terkenal sering bermain dengan mangsanya.

Beberapa perilaku yang pernah diamati antara lain melempar anjing laut ke udara, mengenakan bangkai salmon di kepala seperti topi, hingga bekerja sama menenggelamkan anak paus biru.

Dalam beberapa tahun terakhir, orca juga beberapa kali menjadi sorotan karena menabrak kapal-kapal kecil di perairan Eropa. Meski begitu, para peneliti masih memperdebatkan alasan di balik perilaku tersebut.

Ayres berharap semakin banyak rekaman berkualitas tinggi yang bisa membantu ilmuwan mengenali individu orca dan memahami teknik berburu mereka.

“Mengumpulkan foto identifikasi yang baik sebisa mungkin adalah kunci: kita masih melihat teknik baru tentang bagaimana paus orca berburu dan mengolah mangsanya," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Nypost

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU