Minggu, 26 JULI 2026 • 15:39 WIB

5 Makhluk Mitologi Pemangsa Manusia, Seramnya Bikin Susah Tidur!

Author

Makhluk Mitologi Pemangsa Manusia (ghoul)

INDOZONE.ID - Pernah enggak sih kamu membayangkan bertemu makhluk mitologi yang ternyata gemar memangsa manusia? 

Nyatanya ada beberapa sosok tersebut muncul dalam berbagai legenda dan dipercaya mengintai korbannya dengan cara yang tak terduga.

Ceritanya bahkan diwariskan turun-temurun hingga masih mampu membuat siapa pun merinding saat mendengarnya.

Nah, berikut lima makhluk mitologi pemangsa manusia yang kisahnya bisa bikin kamu susah tidur: 

1. Ghoul

Perjalanan menyeramkan ini dimulai dari negara gurun dalam mitologi Arab atau disebut Ghoul yang dipercaya mengintai para musafir yang bepergian sendirian. 

Makhluk tersebut dikenal gemar meminum darah serta memakan daging manusia, terutama korban yang masih hidup.

Namun, Ghoul tidak selalu datang dengan wujud mengerikan karena ia dapat menyamar sebagai perempuan cantik atau hewan di tengah padang pasir.

Penyamaran itu digunakan untuk membuat mangsanya merasa aman sebelum mendekat.

Begitu korban lengah, Ghoul akan menunjukkan wujud aslinya lalu menerkam tanpa ampun. 

Oleh karena itulah, kisah Ghoul sejak lama menjadi peringatan agar manusia tidak mudah percaya kepada sosok asing dalam perjalanan.

2. Empusa

Jika Ghoul bersembunyi di tengah gurun, Empusa justru memburu mangsanya dengan memanfaatkan pesonanya.

Makhluk dari mitologi Yunani ini sering disebut dalam sejumlah teks kuno karya Hesiod, Aristophanes, dan Philostratus.

Baca juga: 7 Kata dari Mitologi Yunani yang Digunakan Sampai Saat Ini, Ternyata Punya Kisah Unik!

Empusa ini dipercaya mampu berubah menjadi perempuan cantik untuk menarik perhatian laki-laki muda.

Setelah berhasil membuat korbannya terpikat, ia akan menunggu saat yang tepat untuk menyerang.

Meski wujudnya digambarkan berbeda dalam berbagai cerita, Empusa tetap dikenal sebagai iblis yang gemar memangsa manusia.

Laki-laki muda dan anak-anak pun disebut sebagai target utama makhluk licik tersebut.

3. Gashadokuro

Berbeda dengan Empusa yang menggunakan kecantikan sebagai jebakan, Gashadokuro datang dengan penampilan yang langsung membuat siapa pun ketakutan.

Makhluk dari mitologi Jepang ini digambarkan sebagai kerangka raksasa yang terus bergentayangan pada malam hari.

Dalam legenda, Gashadokuro dipercaya muncul setelah dipanggil oleh putri seorang samurai untuk membantunya menghadapi musuh.

Kehadirannya konon ditandai dengan suara denging yang tiba-tiba terdengar di telinga calon korban.

Setelah itu, ia akan membungkukkan tubuhnya dan menggigit kepala korban hingga tidak berdaya. Darah korban kemudian dibiarkan mengalir di antara tulang-tulang raksasanya.

4. Wendigo

Makhluk Mitologi Pemangsa Manusia (wendigo)

Setelah teror kerangka raksasa dari Jepang, kisah berikutnya membawa kita menuju hutan dingin dalam legenda masyarakat asli Amerika Utara.

Di sanalah terdapat mahluk mitologo bernama Wendigo.

Mahluk ini dipercaya berkeliaran dengan rasa lapar yang tidak pernah berakhir.

Meski telah melahap banyak daging manusia, makhluk tersebut konon tetap tidak pernah merasa kenyang.

Menurut legenda, Wendigo awalnya merupakan manusia biasa yang melakukan tindakan kanibalisme.

Perbuatan mengerikan itu kemudian mengubahnya menjadi sosok jahat yang kehilangan seluruh sisi kemanusiaannya.

Oleh karena itu, cerita Wendigo sering dipahami sebagai peringatan tentang keserakahan dan akibat buruk ketika manusia melampaui batas moral.

5. Polyphemus

Jika Wendigo berasal dari manusia yang kehilangan kemanusiaannya, Polyphemus sejak awal dikenal sebagai raksasa kejam dalam mitologi Yunani.

Ia digambarkan memiliki tubuh menyerupai manusia, tetapi hanya mempunyai satu mata besar di tengah dahinya.

Baca juga: Apa Itu Cyclops? Raksasa Bermata Satu dalam Mitologi Yunani yang Muncul di Cerita The Odyssey

Menurut legenda, Polyphemus merupakan anak dari dewa laut Poseidon dan nimfa bernama Thoosa.

Raksasa ini terkenal memiliki sifat kanibal dan tidak ragu menyantap manusia untuk menghilangkan rasa laparnya.

Namun, keganasannya mulai terhenti ketika Odysseus memberinya anggur hingga mabuk.

Saat Polyphemus kehilangan kesadaran, Odysseus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melawan dan melarikan diri bersama anak buahnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Monster Wiki

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU