Kamis, 09 JULI 2026 • 14:28 WIB

8 Fakta Blue-fronted Lorikeet, Burung yang Sempat Menghilang Hampir Seabad

Author

Blue-fronted lorikeet. (macaulaylibrary/John C Mittermeier) 

INDOZONE.ID - Blue-fronted lorikeet atau burung perkici buru kembali ditemukan di hutan pegunungan Pulau Buru, Maluku, pada April 2026 lalu. 

Sebelumnya, burung ini nyaris tak pernah tercatat dalam pengamatan ilmiah selama puluhan tahun dan dijuluki sebagai salah satu burung paling misterius di Indonesia.

Tentu saja, kisah penemuannya menarik perhatian. Namun, burung endemik ini juga memiliki ciri khas, kebiasaan hidup, dan cerita konservasi yang tak kalah unik. Yuk simak delapan faktanya berikut ini! 

1. Hanya hidup di satu pulau kecil di Indonesia

Blue-fronted lorikeet merupakan burung endemik Pulau Buru, Maluku. Artinya, spesies ini secara alami hanya ditemukan di pulau tersebut dan tidak hidup di tempat lain di dunia. 

Baca juga: 5 Hewan Pelihara yang Suka Bergadang, Udah Punya Belum ?

Wilayah persebarannya yang sangat sempit membuat blue-fronted lorikeet menjadi salah satu burung endemik Indonesia yang paling langka.

2. Punya tubuh mungil dan “mahkota” biru di dahinya

Blue-fronted lorikeet termasuk burung nuri berukuran mungil dengan panjang tubuh sekitar 16 sentimeter. 

Burung ini memiliki tubuh berwarna hijau terang dan paruh oranye. Blue-fronted lorikeet juga memiliki bagian dahi berwarna biru yang menjadi ciri khas paling mencolok.

3. Hidup berpasangan, tetapi kadang membentuk kelompok kecil

Blue-fronted lorikeet umumnya terlihat hidup berpasangan saat mencari makan. Namun, burung ini juga dapat membentuk kelompok kecil yang berisi hingga sekitar 10 individu, terutama ketika sedang memanfaatkan sumber pakan yang sama. Makanan utamanya berupa nektar dan serbuk sari dari pohon-pohon berbunga.

Baca juga: Kenapa Satelit Tidak Jatuh dari Langit? Ternyata Begini Cara Mereka Tetap Mengorbit Bumi!

4. Pernah “menghilang” hampir satu abad

Blue-fronted lorikeet merupakan salah satu burung paling misterius di Indonesia. Burung endemik Pulau Buru ini sempat menghilang dari catatan ilmiah selama hampir satu abad setelah pertama kali dideskripsikan pada 1920-an. 

Baru pada 2014, spesies ini kembali terdokumentasi melalui foto, dan kembali ditemukan di habitat pegunungan Pulau Buru pada April 2026.

5. Selama puluhan tahun, habitatnya bikin ilmuwan keliru

Selama puluhan tahun, pencarian blue-fronted lorikeet berfokus di hutan dataran rendah dan perbukitan. Namun, burung ini ternyata bertahan di hutan pegunungan terpencil Pulau Buru yang sebelumnya sulit dijangkau. 

Baca juga: 5 Fakta Menarik Budgett’s Frog, Katak Eksotis dengan Wajah Cemberut

Penemuan tersebut menjelaskan mengapa spesies ini begitu lama menghilang dari catatan ilmiah.

6. Butuh ekspedisi 14 hari untuk menemukannya kembali

American Bird Conservancy mengungkapkan, ekspedisi sampai harus dijalani selama 14 hari melintasi tebing kapur terjal, hutan pegunungan, dan medan tanpa jalur demi menemukan burung ini. 

Setelah hampir 10 hari pencarian, mereka akhirnya berhasil memperoleh foto blue-fronted lorikeet lagi sejak 2014 sekaligus merekam suara spesies ini untuk pertama kalinya.

7. Status konservasinya berubah karena minim data

Blue-fronted lorikeet pernah berstatus Critically Endangered, yaitu kategori dengan risiko kepunahan yang sangat tinggi di alam liar. 

Baca juga: Dari Evaporasi ke Presipitasi, Ini Proses Panjang Setetes Air Hujan

Namun, sejak 2024 statusnya diubah menjadi Data Deficient setelah peneliti menyadari data mengenai populasi, persebaran, dan ancamannya masih belum memadai.

8. Ancaman terbesarnya justru berasal dari aktivitas manusia

Meski hidup di kawasan pegunungan yang terpencil, blue-fronted lorikeet tetap menghadapi ancaman serius. 

Spesies ini diperkirakan hanya menghuni habitat yang sangat terbatas di Pulau Buru sehingga populasinya diyakini sangat kecil. 

Ancaman berupa pembalakan hutan, pertambangan, hingga perburuan burung untuk konsumsi maupun perdagangan menjadi ancaman utama.

Penemuan kembali blue-fronted lorikeet membuktikan bahwa alam Indonesia masih menyimpan banyak misteri yang belum sepenuhnya terungkap. 

Baca juga: 5 Reptil Unik dengan Kemampuan Ajaib, Ada yang Bisa Jalan di Atas Air!

Kini, tantangan terbesarnya bukan lagi menemukannya, melainkan memastikan habitatnya tetap lestari agar spesies langka ini tidak benar-benar hilang di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU