Sabtu, 11 APRIL 2026 • 14:21 WIB

Sering Dianggap Hama Ternyata Kecoak Punya Peran Penting Bagi Lingkungan!

Author

Ilustrasi kecoa. (greenpestmgmt.com)

INDOZONE.ID - Kecoak sering dianggap hama, akan tetapi hewan kecil berwarna coklat ini ternyata memiliki peran penting bagi lingkungan.

Berdasarkan laporan Australian Broadcasting Corporation, Sabtu (11/04/2026) banyak fakta tentang kecoak yang selama ini disalahpahami oleh masyarakat.

Tidak Semua Kecoa Menjijikkan

Mengutip penjelasan ahli serangga dari Universitas Sydney, Tanya Latty, tidak semua kecoak memiliki tampilan yang kotor atau menjijikkan. 

Dari sekitar 4.500 spesies kecoak di dunia, banyak di antaranya justru memiliki warna cerah dan pola yang menarik.

Baca juga: Fakta Kasus Pria di New Mexico Dituduh Membunuh 2 Orang, Mengaku Disuruh Seekor Kecoa

Ia juga menjelaskan bahwa sebagian spesies kecoak memiliki perilaku unik, seperti merawat anak hingga berbulan-bulan. 

Bahkan, beberapa hidup dalam kelompok kecil layaknya keluarga.

Berperan Penting dalam Ekosistem

Sebagian besar kecoak tidak hidup di rumah manusia, melainkan di alam liar. Di habitatnya, kecoa berfungsi sebagai pengurai alami.

Mereka membantu menguraikan bahan organik seperti daun dan kayu yang membusuk.

Proses ini menghasilkan nutrisi yang dikembalikan ke tanah, sehingga membantu menjaga kesuburan lingkungan.

Dengan kata lain, kecoak berperan sebagai “pengompos alami” yang bekerja tanpa disadari oleh manusia.

Baca juga: Ciri-ciri Rumah Dapat Kiriman Sihir: Salah Satunya Banyak Kecoa Muncul Seketika

Membantu Pengelolaan Limbah

Tidak hanya di hutan atau semak, kecoak juga berkontribusi dalam pengelolaan limbah di lingkungan perkotaan. 

Bahkan spesies yang dianggap hama tetap membantu mendaur ulang sampah organik seperti serasah daun.

Baca juga: 5 Arti Mimpi Kecoa Menurut Primbon Jawa, Pertanda Baik atau Buruk?

Menurut Tanya Latty, manusia perlu menyadari bahwa kecoak turut berperan dalam mengurangi limbah alami yang ada di sekitar kita.

Hewan Tangguh yang Bertahan Sejak Zaman Purba

Kecoak dikenal sebagai salah satu makhluk paling tangguh di bumi. Berdasarkan laporan Australian Broadcasting Corporation, nenek moyang kecoak sudah ada sejak sebelum benua Pangaea terpecah sekitar 175 juta tahun lalu.

Kemampuan adaptasi ini membuat kecoak mampu bertahan di berbagai kondisi, termasuk di lingkungan ekstrem dan perkotaan modern.

Meski sering disebut bisa selamat dari radiasi nuklir, fakta sebenarnya menunjukkan bahwa kecoak memang lebih tahan radiasi dibanding manusia, tetapi tidak sepenuhnya kebal.

Baca juga: Fakta-fakta Unik Kecoak, Makin Ditakuti Makin Menghampiri

Adaptasi yang Terus Berkembang

Salah satu contoh kemampuan adaptasi kecoak terlihat pada spesies kecoakJerman.

Berdasarkan laporan tersebut, kecoak ini mampu mengubah persepsi rasa terhadap glukosa.

Jika sebelumnya glukosa terasa manis dan menarik mereka, kini justru terasa pahit, sehingga mereka menghindari umpan jebakan.

Adaptasi ini menunjukkan proses evolusi yang cukup kompleks.

Baca juga: Mengapa Kecoak Dapat Hidup Meski Kehilangan Kepala?

Meski sering dipandang negatif, kecoak memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Dari membantu penguraian hingga kemampuan bertahan hidup, serangga ini ternyata jauh lebih bermanfaat daripada yang selama ini dianggap.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Australian Broadcasting Corporation

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU