Minggu, 04 JANUARI 2026 • 20:00 WIB

Kenapa BRIN dan OceanX Menyelam ke Laut Terdalam Sulawesi? Ini Alasannya

Author

OceanX dan BRIN menyelam ke laut dalam Sulawesi untuk mengungkap gunung laut, biodiversitas, dan geologi tersembunyi Indonesia menggunakan kapal riset R/V OceanXplorer. (Dok. Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi)

INDOZONE.ID - OceanX bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sudah memulai ekspedisi laut dalam di utara Sulawesi, salah satu kawasan paling terpencil dan minim riset di Indo-Pasifik.

Misi ini berlangsung dari akhir November 2025 hingga Januari 2026. Fokus utamanya adalah rangkaian gunung laut yang berada di bawah jalur Cincin Api Pasifik, wilayah dengan aktivitas geologi yang sangat kompleks.

Bagi BRIN, ekspedisi ini bukan sekadar eksplorasi, tapi langkah strategis untuk memperdalam pemahaman laut dalam Indonesia.

Ekspedisi 2025 ini melanjutkan misi OceanX–BRIN tahun 2024 yang berhasil memetakan lima gunung laut baru yang sebelumnya belum terdokumentasi.

Tahun ini, tim hadir dengan skala lebih besar. Peralatan lebih canggih, area riset diperluas, dan target data dibuat jauh lebih komprehensif.

Hasilnya ditargetkan menjadi dataset laut dalam paling lengkap yang pernah dikumpulkan di Indonesia.

Baca juga: Penemuan Kepala Patung Hestia di Turki: Jejak Kuno Sang Dewi Perapian

Kedaulatan Ilmu Pengetahuan Laut

Kepala BRIN, Arif Satria, menekankan pentingnya misi ini bagi posisi Indonesia sebagai negara kepulauan.

“Sebagai negara kepulauan dan pusat keanekaragaman hayati dunia, Indonesia harus memimpin sains kelautan di kawasan,” ujarnya dikutip dari laman BRIN, Minggu (4/1/2026).

Menurut Arif, kolaborasi dengan OceanX bukan hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga memperkuat kemampuan nasional dalam memetakan, memahami, dan mengelola laut dalam secara mandiri.

“Inilah fondasi penting menuju transformasi blue economy Indonesia,” kata Arif.

Baca juga: Resolusi 2026 Tercapai Tanpa Burnout, Pikiran Bawah Sadar Bisa Membantu Kamu!

Gunung Laut, Kunci Ekosistem Laut Dalam

Co-CEO dan Chief Scientist OceanX, Vincent Pieribone, menyebut gunung laut punya peran besar dalam ekosistem samudra.

“Gunung laut dapat membentuk arus, menjadi rumah bagi spesies langka, dan menjadi batu loncatan kehidupan di laut dalam,” ujarnya.

Dari ratusan gunung laut di perairan Indonesia, baru sebagian kecil yang pernah dieksplorasi.

Kolaborasi dengan BRIN diharapkan membuka perspektif baru tentang bagaimana laut dalam Indonesia menopang ekosistem laut secara luas.

Ekspedisi dimulai dari Bitung, Sulawesi Utara, dengan rangkaian edukasi publik dan pelibatan media pada 2–22 Desember 2025.

Kapal riset R/V OceanXplorer kemudian bergerak ke lokasi penelitian untuk dua tahap riset utama.

Tahap pertama berfokus pada geologi dan sistem hidrotermal. Tim melakukan pemetaan resolusi tinggi, survei visual, serta analisis struktur vulkanik dan tektonik dasar laut.

Tahap kedua menyoroti keanekaragaman hayati dan dinamika ekologi gunung laut.

Teknologi yang digunakan termasuk ROV, kapal selam, analisis DNA lingkungan (eDNA), serta instrumen oseanografi laut dalam.

Sistem AI SeaSwipe membantu anotasi citra secara cepat, sehingga pemetaan spesies dan habitat bisa dilakukan hampir real time.

Ekspedisi ini juga dirancang sebagai ruang belajar langsung.

Peneliti muda BRIN dan mahasiswa dari berbagai universitas Indonesia akan terlibat dalam pelatihan pemetaan laut dalam, pengambilan sampel, genomik, hingga pengolahan big data kelautan.

Program ini selaras dengan platform Riset Kolaborasi Ekspedisi dan Eksplorasi Biodiversitas dan Geologi Maritim 2025–2027 yang dikembangkan BRIN.

Dataset yang dihasilkan mencakup batimetri, sampel biodiversitas, sekuens eDNA, hingga citra beranotasi AI.

Data ini akan menjadi dasar perencanaan tata ruang laut, penilaian risiko geologi, serta penetapan garis dasar keanekaragaman hayati di Sulawesi Utara.

Informasi tersebut juga mendukung proyek nasional seperti KRISNA untuk penguatan armada kapal riset, serta LAUTRA untuk perluasan kawasan konservasi laut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BRIN

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU