Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 15:00 WIB

Kepala Serigala Berusia 40.000 Tahun Ditemukan di Siberia dalam Keadaan Terpenggal

Author

Ilustrasi serigala beku. (Instagram/@famous.pulse)

INDOZONE.ID - Kepala serigala yang terpenggal dan mati sekitar 40.000 tahun lalu telah ditemukan di Siberia, dan karena kondisi beku, sisa-sisanya terawetkan dengan sangat baik sehingga bulu, gigi, otak, dan jaringan wajahnya sebagian besar masih utuh.

Pavel Yefimov, penduduk setempat, menemukan kepala serigala itu saat musim panas di tepi sungai Tirekhtyakh dekat Lingkaran Arktik di wilayah Yakutia, seperti yang dilaporkan oleh Siberian Times.

Kepala serigala itu kemudian diserahkan kepada Akademi Sains Yakutia, dan para peneliti di sana mengirimkan sampel dan data pengukuran ke luar negeri, kemudian dengan bantuan rekan-rekan di Jepang dan Swedia, mereka menentukan bahwa usia kepala serigala itu sekitar 40.000 tahun, seperti yang dilaporkan oleh media tersebut.

Baca juga: Weton Pon: Orang Baik yang Selalu Dikelilingi Serigala, Benarkah?

Rekaman yang diberikan kepada Reuters TV oleh akademi tersebut menunjukkan kepala seekor hewan, yang tampak lebih besar daripada kepala serigala modern, ditutupi bulu dan bergigi, namun matanya sudah hilang.

Kepala serigala itu akan menjalani proses plastinasi, yaitu teknik penggantian air dan lemak dengan plastik untuk mencegah pembusukan dan mengawetkan jaringan untuk tujuan ilmiah.

"Ini adalah fiksasi dengan cara kimia, agar bulunya tidak rontok dan agar kami bisa menjaganya tetap utuh," ujar Valery Plotnikov, salah satu ilmuwan di akademi tersebut, dalam rekaman tersebut.

Pada tahun 2016, ilmuwan Rusia mengatakan wabah antraks di Siberia barat disebabkan oleh pencairan bangkai beku rusa kutub yang terinfeksi dan mati 75 tahun lalu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Guardian

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU