Kamis, 14 AGUSTUS 2025 • 12:05 WIB

Missing Lynx, Proyek Ambisius Mengembalikan Fauna Simbol Kebangkitan Hutan Inggris di Northumberland

Author

Lynx. (photo/The Dodo)

INDOZONE.ID - Bagaimana jadinya jika hutan-hutan di perbatasan Inggris dan Skotlandia kembali menjadi habitat lynx

Lynx merupakan salah satu kucing besar gagah yang misterius. Lynx dikenal sebagai hewan unik bertelinga jumbai yang dapat menangkap suara dan kaki besar untuk memudahkan mereka bergerak di salju.

Hampir delapan abad yang lalu, keberadaan lynx tak lagi dapat ditemui di tanah Inggris. 

Penyebanya ialah perburuan intensif yang mengakibatkan lynx tersingkir dari habitat alami mereka. 

Baca juga: Sentuhan Bulan Kuno yang Mengubah Wajah Planet Mars

Namun, Proyek Missing Lynx membuka harapan untuk mengembalikan lynx ke habitat aslinya, yakni di Northumberland. 

Northumberland terletak di wilayah Inggris bagian utara yang memiliki hutan cukup luas sekaligus kondusif untuk tempat tinggal mereka.

Riset sosial yang dilakukan Missing Lynx selama setahun terkahir telah menyurvei 1000 orang. 

Hasilnya, terdapat 72 persen warga memberikan dukungan positif terhadap rencana pelepasan kembali lynx ke alam liar. 

Baca juga: Moluska Laut Ajaib Ini Dapat Berubah Menjadi Pabrik Penyimpan Energi Matahari!

Hal ini tentunya membuktikan bahwa masyarakat tidak hanya memiliki kesadaran ekologis, melainkan memiliki harapan untuk melihat lynx.

Berdasarkan hitungan proyeksi ilmiah, melepas 20 lynx selama beberapa tahun dapat menumbuhkan populasi lynx hingga 50 ekor. 

Northumberland menjadi pilihan yang tepat karena wilayah ini merupakan satu-satunya wilayah di Inggris dan Wales yang memiliki banyak hutan.

Namun, keberadaan lynx menimbulkan banyak kekhawatiran, salah satunya datang dari para peternak yang takut bahwa domba milik mereka bisa terancam oleh salah satu predator hutan ini. 

Baca juga: Kowloon Walled City: Neraka Vertikal yang Pernah Jadi Kota Terpadat di Dunia

Kekhawatiran ini nyatanya dapat diminimalkan dengan teknologi dan metode perlindungan ternak yang sudah terbukti efektif dari pengalaman negara Eropa lainnya. 

Pemasangan pagar listrik, keberadaan anjing penjaga, dan kompensasi bagi peternak yang mengalami kerugian menjadi strategi yang tepat.

Keberadaan lynx sendiri punya dampak ekologi yang cukup besar. Populasi rusa liar yang dapat merusak keseimbangan ekosistem hutan dengan memangsa tanaman secara berlebihan dapat terkendali dengan adanya predator ini.

Lynx sebagai pengendali alami, hutan sekaligus tumbuhan bisa tumbuh lebih baik, sekaligus dapat menjaga keseimbangan rantai makanan.

Baca juga: Misteri Devil’s Kettle: Air Terjun Aneh di AS yang Menelan Air ke ‘Lubang Neraka’

Sebagai makhluk nokturnal yang aktif pada malam hari, lynx mengandalkan ketajaman penglihatan dan pendengaran dalam berburu. 

Fauna ini juga dikenal sebagai hewan soliter yang menjaga wilayah masing-masing dengan ketat.

Beberapa ekor lynx dilaporkan muncul di alam liar Inggris akibat pelepasan illegal oleh para konservasionis yang ingin mempercepat pemulihan spesies ini. 

Namun, proyek Missing Lynx menekankan pentingnya perencanaan dan keterlibatan masyarakat untuk reintroduksi yang sukses.

Baca juga: ‘Gunung Roraima’ Misteri Tebing Vertikal di Ujung Dunia yang Bikin Takjub

Mike Pratt, CEO Northumberland Wildlife Trust, menyatakan bahwa membawa kembali lynx pada dasarnya adalah mengembalikan “jiwa” hutan-hutan perbatasan yang selama ini kosong tanpa predator alami sebesar itu. 

Lynx menjadi lambang kealamian dan keanekaragaman hayati kawasan tersebut yang sempat hilang.

Proyek ini kini tengah menyusun rencana bersama warga dan ahli agar reintroduksi tidak hanya berhasil secara ekologis, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat, menjadi momen penting bagi pelestarian ikon liar Inggris ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BBC Science Focus

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU