Ilustrasi bintang di langit. (Unsplash@jeremythomasphoto)
INDOZONE.ID - Konstelasi atau rasi bintang merupakan sekelompok bintang yang secara visual tampak membentuk pola tertentu di langit malam.
Berdasarkan bentuk uniknya tersebut, para astronom memberikan nama yang sering kali terinspirasi dari mitologi, fauna, maupun benda-benda bersejarah.
Meskipun setiap kebudayaan memiliki klasifikasi rasi bintang yang beragam, Persatuan Astronomi Internasional (IAU) kini secara resmi mengakui 88 konstelasi.
Baca juga: Mengenal Ophiuchus dan Fakta di Balik Rasi Bintang Ke-13 yang Sempat Viral
Untuk memahami lebih lanjut mengenai daftar rasi bintang tersebut beserta perbedaannya dengan konsep zodiak, simak penjabaran lengkapnya di bawah ini.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), rasi bintang merupakan sekelompok bintang yang berdekatan dan tampak saling berhubungan hingga membentuk suatu konfigurasi khusus.
Secara astronomis, bintang-bintang yang menyusun sebuah konstelasi sebenarnya terpisah pada jarak yang sangat jauh satu sama lain, meski beberapa di antaranya mungkin berada di lingkungan yang berdekatan.
Namun, dari perspektif pengamat di Bumi, bintang-bintang ini tampak mengelompok dan membentuk pola menyerupai objek, fauna, atau sosok mitologi berkat bantuan garis imajiner.
Hingga kini, para astronom tetap memanfaatkan sistem konstelasi ini untuk mempermudah identifikasi bintang serta menentukan titik pusat hujan meteor.
Melansir data resmi dari NASA, berikut adalah daftar nama rasi bintang tersebut:
Baca juga: Misi DART Berhasil, NASA Ubah Jalur Asteroid untuk Pertama Kalinya
Penamaan rasi bintang berakar dari fungsinya di masa lampau sebagai navigasi atau petunjuk arah bagi para penjelajah.
Secara visual, posisi konstelasi di langit malam tampak bergeser ke arah barat sepanjang tahun.
Fenomena ini terjadi akibat gerak revolusi bumi saat mengelilingi matahari, yang menyebabkan perspektif kita terhadap langit malam terus berubah seiring dengan posisi bumi dalam orbitnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: NASA