Ilustrasi Ophiuchus (AI/Gemini)
INDOZONE.ID - Ophiuchus merupakan salah satu rasi bintang yang sempat viral karena disebut-sebut sebagai zodiak ke-13.
Banyak orang mengira kehadirannya bisa mengubah urutan zodiak yang selama ini dikenal. Namun, benarkah demikian?
Untuk memahami hal ini, penting untuk membedakan antara konsep astronomi dan astrologi yang sering disamakan.
Ophiuchus adalah rasi bintang besar yang dikenal sebagai “Sang Pembawa Ular”. Dalam pengamatan langit, rasi ini berada di dekat Scorpius dan dapat terlihat pada waktu tertentu, terutama di musim panas di belahan Bumi utara.
Baca juga: 5 Zodiak Pria yang Terlihat Tenang tapi Punya Pikiran Kompleks
Mengutip dari laman EarthSky, Rabu (08/04/2026) Matahari sebenarnya melewati wilayah Ophiuchus setiap tahun, sekitar tanggal 30 November hingga 18 Desember. Artinya, secara astronomi, rasi ini memang dilintasi oleh jalur Matahari (ekliptika).
Perdebatan muncul karena jalur Matahari tidak hanya melewati 12 rasi bintang, tetapi juga Ophiuchus. Hal ini membuat sebagian orang menganggapnya sebagai zodiak ke-13.
Akan tetapi, sistem zodiak yang digunakan dalam astrologi memang hanya terdiri dari 12 tanda. Ophiuchus tidak dimasukkan karena sistem tersebut sudah ditetapkan sejak lama dan tidak mengikuti pembagian rasi bintang secara aktual di langit.
Inilah poin penting dalam memahami kontroversi Ophiuchus.
Baca juga: 5 Zodiak Pria yang Terlihat Cueк tapi Sangat Setia pada Pasangan
Rasi bintang di langit tidak memiliki ukuran yang sama, sementara zodiak astrologi dibagi secara simetris. Karena itu, pergeseran posisi Matahari tidak serta-merta mengubah sistem zodiak yang sudah ada.
Faktor lain yang memicu perdebatan adalah pergeseran posisi bintang dari waktu ke waktu.
Disebutkan bahwa titik matahari, seperti titik balik matahari Desember, terus bergeser perlahan sekitar satu derajat setiap 72 tahun. Fenomena ini membuat posisi rasi bintang yang dilalui Matahari berubah secara bertahap.
Baca juga: 6 Zodiak yang Lebih Memilih Sendiri daripada Hubungan yang Salah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Earthsky.org