Ilustrasi Makna Tanda di Dahi Orang India. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu lagi asyik nonton film Bollywood atau lagi asyik scrolling TikTok, terus tiba-tiba salfok sama titik merah di dahi para wanita India?
Titik kecil itu emang kelihatan estetik dan ikonik banget, sampai jadi ciri khas yang nggak bisa lepas dari vibe budaya India.
Tapi, tahu nggak kalau tanda itu bukan cuma sekadar makeup biar kelihatan glow up atau eksotis saja?
Dilansir dari YouTube/Tahukah Anda? titik merah yang disebut Bindi ini punya filosofi yang dalem banget, sejarah ribuan tahun, sampai aturan sosial yang melekat di baliknya.
Yuk, kita spill tuntas apa sih sebenarnya makna di balik titik merah yang mempesona itu!
Baca juga: Tradisi Okali di India: Lempar Bayi dari Atas Kuil, Beneran Bikin Kuat atau Cuma Ngeri-ngeri Sedap?
Tanda merah yang sering kita lihat itu punya nama resmi, yaitu Bindi. Kalau ditarik dari sejarah bahasanya, kata Bindi ini sebenarnya berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu Bindu, yang artinya "tetesan".
Penamaan ini pas banget karena bentuknya memang seperti tetesan kecil yang diletakkan tepat di tengah dahi, di antara kedua mata.
Dalam budaya India kuno, ada pepatah yang bilang, kalau wanita yang pakai Bindi bakal kelihatan seribu kali lebih cantik.
Tapi cantiknya ini bukan cuma soal visual yang bisa dilihat mata saja ya, melainkan kecantikan yang terpancar dari mata batin.
Jadi, Bindi ini semacam boost energi positif buat aura seseorang supaya kelihatan lebih anggun dan punya sisi spiritual.
Bukan tanpa alasan Bindi diletakkan di titik tengah dahi. Dalam kepercayaan Hindu, titik itu diyakini sebagai tempat "mata ketiga" manusia yang bersifat spiritual.
Titik ini disebut Ajna Chakra, sebuah pusat energi yang dianggap paling utama dalam tubuh kita.
Mata ketiga ini fungsinya seperti "jendela" buat melihat hal-hal yang nggak bisa ditangkap mata biasa, seperti kebijaksanaan dan intuisi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube