INDOZONE.ID - Percaya atau tidak, cerita penculikan manusia yang mengaku pernah diculik UFO atau alien santer terdegar dan menimbulkan banyak konspirasi. Salah satunya kisah pasangan Betty Hill dan Barney Hill yang terjadi di awal 60-an lalu.
Seperti yang dikutip dari situs outdoor.org, insiden ini terjadi di bulan September 1961, Betty dan Barney Hill sedang berkendara dari Montreal, Kanada ke Portsmouth, New Hampshire, dalam perjalanan pulang dari bulan madu mereka yang tertunda.
Saat berkendara melewati Pegunungan Putih di New Hampshire, pasangan itu mengalami fenomena luar angkasa yang akan melambungkan mereka ke sorotan internasional dan membantu membentuk dialog seputar pertemuan supernatural di masa depan.
Betty dan Barney Hill sama-sama bekerja lembur di Portsmouth. Betty adalah seorang pekerja sosial yang menangani kasus kesejahteraan anak, dan Barney adalah seorang petugas pos yang sering mengemudi sejauh 60 mil sehari dan bekerja di shift malam.
Baca juga: Alien 'Akan' Terungkap? Trump Perintahkan Publikasi File UFO Pemerintah AS
Selain pekerjaan penuh waktu mereka, pasangan ini juga sering menjadi sukarelawan.
Sebagai pasangan antar ras sebelum pernikahan antar ras sepenuhnya diterima, keluarga Hill sangat bersemangat dalam memajukan gerakan hak-hak sipil. Mereka menjadi sukarelawan di gereja setempat dan keduanya adalah anggota NAACP. Setelah memutuskan untuk beristirahat sejenak, keluarga Hill merencanakan perjalanan darat spontan dari Montreal ke Air Terjun Niagara.
Meskipun pasangan itu telah menikah selama 16 bulan, mereka belum pernah berbulan madu, dan menganggap perjalanan ini sebagai waktu yang tepat. Mereka masuk ke mobil dan secara impulsif berangkat untuk perjalanan tiga hari itu tanpa mampir ke bank untuk mengambil uang tambahan.
Melihat cahaya di langit
Pada malam terakhir perjalanan mereka, keluarga Hill meninggalkan sebuah restoran di Vermont sekitar pukul 10 malam dengan harapan dapat kembali ke Portsmouth sekitar pukul 2 pagi. Namun, saat mereka berkendara, mereka melihat cahaya terang di langit yang tampak mengikuti mereka. Setiap mil yang mereka tempuh, cahaya itu semakin besar dan terang.
Sebagai veteran Perang Dunia II dan penggemar pesawat terbang, Barney Hill awalnya tidak terlalu memikirkan cahaya itu. Karena saat itu tengah malam, ia mengira cahaya itu tidak mungkin berasal dari pesawat komersial atau helikopter, dan berasumsi itu hanyalah satelit yang menyimpang dari jalurnya.
Baca juga: Studi Baru Ungkap Kemungkinan Alien Berkomunikasi Seperti Kunang-Kunang
Meskipun demikian, cahaya itu terus mengikuti mereka, bahkan saat mereka berkendara melewati jalanan berkelok-kelok di Pegunungan Putih. Terkadang cahaya itu akan bergerak di balik pepohonan dan menghilang, hanya untuk muncul kembali beberapa saat kemudian.
Penasaran hingga hilang kesadaran
Akhirnya, pasangan itu menjadi sangat penasaran sehingga mereka memutuskan untuk menepi dan menyelidiki. Melalui teropong, Betty menyadari bahwa cahaya itu bukanlah satelit, dan sebenarnya adalah semacam objek yang berputar di udara, mungkin piring terbang.
Barney juga menjadi khawatir. Sebagai pria yang pragmatis dan intelektual, ia skeptis terhadap penjelasan ekstraterestrial apa pun, tetapi ia tidak punya dugaan lain tentang apa sebenarnya cahaya itu. Pasangan itu terus mengemudi, sampai mereka mencapai Jalan Raya 3 di Lincoln, ketika objek itu melayang tepat di atas 100 kaki di atas mobil.
Barney tiba-tiba berhenti, keluar dari mobil dengan pistol, dan melihat sesuatu yang sebesar jet tetapi pipih seperti pancake. Di balik jendela objek itu terdapat makhluk-makhluk berseragam abu-abu yang menyuruh Barney untuk menurunkan teropongnya.
Dia mencoba mengangkat pistolnya tetapi entah bagaimana dia tidak mampu melakukannya. Menyadari bahwa dia akan ditangkap, dia berlari kembali ke mobil dan melaju kencang. Pada suatu saat, Betty dan Barney Hill mendengar suara bip aneh dari bagasi mereka, merasa mengantuk, dan akhirnya kehilangan kesadaran.
Betty Hill menemui psikiater
Keesokan paginya, pasangan itu terbangun di rumah mereka di Portsmouth, tanpa mengingat kejadian yang terjadi malam sebelumnya. Namun, sepatu Barney lecet, gaun Betty robek, dan kedua jam tangan mereka berhenti berfungsi.
Baca juga: Misteri Crop Circle di Berbah Sleman yang Muncul 14 Tahun Lalu, Benarkah Jejak Pendaratan UFO?
Berusaha mengingat kembali apa yang terjadi, Betty menghabiskan berjam-jam di perpustakaan membaca tentang Komite Investigasi Nasional tentang Fenomena Udara (NICAP), sebuah kelompok UFO sipil. Dia juga mengajukan laporan kepada Angkatan Udara, karena khawatir tentang radiasi. Dalam beberapa tahun berikutnya, pasangan itu menderita mimpi buruk dan kecemasan.
Mereka mulai menemui seorang psikiater bernama Benjamin Simon, yang membantu mereka mengingat kembali apa yang terjadi pada malam itu.
Sesi hinopsis membuka cerita yang unik
Melalui sesi terapi dan hipnosis selama berbulan-bulan, sebuah teknik yang populer pada waktu itu, pasangan tersebut mulai mengingat apa yang terjadi pada mereka. Menurut keluarga Hill, UFO tersebut mendarat di mobil mereka saat mereka melaju kencang menuruni gunung dan membuat mereka tertidur.
Setelah itu, makhluk-makhluk abu-abu yang mereka lihat sebelumnya menuntun mereka menaiki tanjakan panjang menuju pesawat ruang angkasa. Begitu berada di dalam, keluarga Hill dipisahkan dan diuji satu per satu.
Mereka diminta untuk naik ke atas meja logam dan melepaskan pakaian mereka, di mana makhluk-makhluk abu-abu itu akan mencabut rambut mereka, mengambil potongan kuku mereka, dan mengupas bagian-bagian kulit mereka.
Baca juga: 5 Cerita Penculikan Alien yang Penuh Misteri, Beneran Nyata?
Setiap sampel diletakkan di atas sesuatu yang menyerupai kaca preparat. Makhluk-makhluk abu-abu itu juga menusukkan jarum ke lengan, kaki, dan kepala mereka. Betty ingat bahwa satu jarum bahkan dimasukkan ke perutnya sebagai tes kehamilan.
Sepanjang kejadian itu, Betty dan Barney Hill mengklaim bahwa salah satu makhluk itu adalah "pemimpin" yang mengamati proses tersebut dari samping. Kemudian, sendirian dengan pemimpin itu, Betty bertanya ke mana pesawat itu terbang. Di bawah hipnosis, dia mereplikasi peta bintang yang ditunjukkan kepadanya di kapal.
Prediksi Marjorie Fish
Bertahun-tahun kemudian, seorang wanita bernama Marjorie Fish mencoba menafsirkan reproduksi peta Betty, dan menyimpulkan bahwa makhluk-makhluk itu berasal dari sistem bintang Zeta Reticuli.
Meskipun kisah Betty dan Barney Hill bukanlah kisah penculikan alien pertama, kisah mereka adalah yang paling terdokumentasi dengan baik dan paling masuk akal.
Setelah pertemuan ini, Betty Hill terus melakukan penelitian tentang UFO selama sisa hidupnya, dan kisah keluarga Hill menjadi salah satu pertemuan alien yang paling banyak dipublikasikan dalam sejarah. Bahkan, kisah ini membentuk cara pertemuan alien dibahas di media saat ini.
Meskipun keluarga Hill telah meninggal dunia, warisan mereka dan peristiwa yang terjadi di Pegunungan Putih pada tahun 1961 tidak dilupakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Outdoor.org