INDOZONE.ID - Kasus pembunuhan yang dikenal dengan sebutan Setagaya Murders menjadi salah satu peristiwa paling mengerikan di Jepang.Peristiwa ini terjadi pada malam pergantian tahun, 30 Desember 2000, di daerah Setagaya, Tokyo.
Satu keluarga yang terdiri dari empat orang ditemukan tewas secara brutal di rumah mereka. Hingga kini, kasus ini masih belum terpecahkan dan menyimpan banyak misteri.
Kronologi Kejadian
Keluarga yang menjadi korban adalah Mikio Miyazawa (ayah), Yasuko (ibu), serta dua anak mereka, Niina dan Rei. Pada malam kejadian, seorang pelaku masuk ke dalam rumah mereka melalui jendela di lantai dua.
Pelaku kemudian melakukan aksi sadis:
- Mikio ditemukan tewas akibat luka tikaman.
- Yasuko dan putrinya Niina juga ditikam berulang kali hingga tewas.
- Rei, anak bungsu, meninggal karena dicekik di kamarnya.
Setelah melakukan pembunuhan, pelaku justru bertingkah aneh. Ia tidak langsung kabur, melainkan tinggal di rumah korban selama beberapa jam. Pelaku memakan makanan dari kulkas, menggunakan komputer keluarga, bahkan tidur di sofa.
Baca juga: Misteri Kasus Joshua Maddux 'The Boy in the Chimney' yang Belum Terpecahkan
Barang Bukti yang Ditinggalkan
Polisi menemukan banyak jejak yang ditinggalkan pelaku. Beberapa di antaranya:
- Sidik jari dan jejak DNA yang jelas.
- Pisau yang digunakan untuk membunuh.
- Pakaian pelaku, termasuk jaket dan sarung tangan.
Namun meskipun barang bukti sangat lengkap, identitas pelaku tetap tidak pernah ditemukan. Pemeriksaan DNA bahkan menunjukkan campuran gen Asia Timur dengan sedikit keturunan Eropa, membuat penyelidikan semakin rumit.
Teori dan Misteri yang Muncul
Selama lebih dari 20 tahun, banyak teori berkembang soal siapa pelaku dan apa motifnya:
1. Pembunuhan Acak
- Ada dugaan pelaku hanya masuk rumah secara acak untuk mencuri, lalu panik dan membunuh seluruh keluarga. Namun, aksi sadisnya terlalu kejam untuk sekadar pencurian.
2. Dendam Pribadi
- Sebagian pihak menduga ada motif dendam, tetapi keluarga Miyazawa dikenal baik dan tidak punya musuh.
3. Pelaku Orang Asing
- Berdasarkan analisis DNA dan beberapa bukti, muncul dugaan pelaku bukan orang Jepang asli, melainkan pendatang atau orang dengan latar belakang militer.
Baca juga: Misteri Kematian Pendaki di Khamar-Daban Rusia yang Belum Terpecahkan
Kasus misteri Setagaya Murders hingga sekarang masih membingungkan dunia. Meski bukti forensik melimpah, pelaku tidak pernah berhasil ditangkap, menjadikan kasus ini salah satu misteri kriminal terbesar dalam sejarah Jepang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medium.com