Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 28 JANUARI 2025 • 17:18 WIB

Kilas Balik Kasus Andrei Chikatilo: Pembunuh Berantai Terkeji di Uni Soviet yang Makan Organ Intim Korbannya

Kilas Balik Kasus Andrei Chikatilo: Pembunuh Berantai Terkeji di Uni Soviet yang Makan Organ Intim KorbannyaAndrei Chikatilo.

INDOZONE.ID - Pembunuhan berantai terjadi di Uni Soviet puluhan tahun lalu. Lebih dari 50 orang menjadi korban dari sang pembunuh berantai, yaitu Andrei Chikatilo.

Dengan kelainan dan trauma masa kecil, Andrei menjelma jadi sosok jahat yang mampu menghabiskan puluhan nyawa. 

Nah, INDOZONE akan menceritakan kisah kelam Andrei Chikatilo kepada kamu. Bagaimana pria ini berkembang menjadi pembunuh berantai yang diklaim paling keji di Uni Soviet.

Baca Juga: Kilas Balik Kisah Joseph Metheny: Pembunuh Berantai Gemoy yang Jadikan Daging Korbannya Burger

Masa kecil Andrei di Ukraina penuh penderitaan, ditambah pengalaman seksual memalukan di masa remaja, menjadi asal-usul perilaku menyimpang yang membawanya di dalam rangkaian kejahatan brutal.

Kehidupan Masa Kecil

Kilas Balik Kasus Andrei Chikatilo: Pembunuh Berantai Terkeji di Uni Soviet yang Makan Organ Intim KorbannyaIlsutrasi masa kecil yang kelam

Andrei Romanovich Chikatilo adalah nama lengkap sang pembunuh berantai ini. Ia lahir pada 16 Oktober 1936, di Yablochnoye, sebuah desa di jantung pedesaan Ukraina di Uni Soviet. 

Masa kecilnya dipenuhi dengan kesulitan akibat kelaparan besar yang melanda Ukraina pada 1930-an karena kebijakan kolektivitas pertanian Josef Stalin.

Dampak kelaparan meluas di Uni Soviet. Salah satu yang terdampak adalah keluarga Andrei. 

Kondisi memburuk ketika Perang Dunia II dimulai, membawa serangan bom besar-besaran ke Ukraina.

Bahkan, ayah Andrei ditangkap dan menjadi tawanan perang oleh Jerman. Akan tetapi, sang ayah dicap pengecut ketika kembali sehingga ejakan pun jadi makanan sehari-hari keluarga Andrei.

Masalah sosial bukan satu-satunya permasalah dalam kehidupan Andrei kecil. Perlu diketahui, Andrei pun juga menderita hidrosefalus, yang menyebabkan gangguan saluran kemih dan masalah seksual

Penyakit itu membuatnya mengompol hingga masa remaja. Tak hanya itu, ia juga tidak mampu mempertahankan ereksi meski bisa ejakulasi.

Masalah medis itu pun membuat kehidupan Andrei makin sulit. Ejakan pun didapatkan Andrei saat pengalaman seksual pertamanya berakhir dengan memukul seorang gadis dan mengalami ejakulasi spontan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Biography.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kilas Balik Kasus Andrei Chikatilo: Pembunuh Berantai Terkeji di Uni Soviet yang Makan Organ Intim Korbannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!