INDOZONE.ID - Baba Vanga dikenal sebagai peramal buta dengan bakat luar biasa dalam meramalkan peristiwa-peristiwa sejarah dunia.
Dia bahkan disebut sebagai jawaban abad ke-20 untuk Nostradamus.
Namun, seberapa akuratkah pernyataan Baba Vanga ini?
Tentu saja tidak sedikit orang yang percaya pada Baba Vanga saat dia masih hidup.
Banyak orang dari rakyat biasa hingga pejabat tinggi, seperti pemimpin Soviet Leonid Brezhnev, meminta nasihatnya.
Baca Juga: Baba Vanga Bikin Prediksi Mengerikan Buat Tahun 2025, Apa Saja?
Akan tetapi, sulit untuk menilai bakat Baba Vanga secara akurat, karena banyak ramalan yang dikaitkan dengannya didasarkan pada kisah-kisah tidak langsung yang sulit diverifikasi.
Meskipun demikian, ada beberapa ramalan Baba Vanga yang terbukti benar dan jadi kenyataan hingga saat ini.
Penasaran dengan ramalan-ramalan Baba Vanga tersebut, simak penjelasannya berikut.
6 Ramalan Baba Vanga yang Terbukti Benar
Berikut enam ramalan Baba Vanga yang terbukti benar seperti dilansir dari History.
1. Kekeringan dan Banjir Tahun 2022
Baba Vanga membuat enam ramalan untuk tahun 2022. Meskipun ramalannya tentang virus mematikan di Siberia yang memicu pandemi lain tidak menjadi kenyataan, tapi dua di antaranya telah menjadi kenyataan.
Ia meramalkan bahwa kota-kota besar di seluruh dunia akan dilanda kekeringan dan kekurangan air yang signifikan.
Ramalan itu terbukti benar dan jadi kenyataan. Inggris mengalami bulan Juli terkering sejak 1935 dan pemerintah secara resmi mengumumkan kekeringan pada 12 Agustus 2022.
Beberapa ahli memperingatkan bahwa kekeringan di London bahkan dapat berlanjut hingga tahun baru.
Negara-negara lain di Eropa juga mengalami masalah serupa karena sebagian wilayah di Prancis, Italia, Portugal, dan banyak lagi menghadapi kekeringan yang memecahkan rekor dan kebakaran hutan yang dahsyat.
Baba Vanga juga meramalkan bahwa Australia dan Asia akan dilanda banjir besar.
Dan benar saja, pada bulan Juli, hujan selama delapan bulan turun di Sydney hanya dalam waktu empat hari yang mengakibatkan banjir untuk ketiga kalinya pada tahun 2022.
Sementara itu, badan cuaca resmi Jepang telah memperingatkan akan terjadinya banjir di Tokyo dan daerah sekitarnya saat negara tersebut berjuang melawan badai tropis besar.
Baca Juga: Udah Diramal Sejak Lama! 5 Prediksi Baba Vanga Ini Beneran Kejadian di 2024
2. Tragedi 11 September
Salah satu ramalan Baba Vanga yang paling banyak dikutip berkaitan dengan serangan teroris 11 September.
"Mengerikan, mengerikan. Saudara-saudara Amerika akan jatuh setelah diserang burung-burung baja. Serigala-serigala akan melolong di semak-semak, dan darah orang tak berdosa akan mengalir deras," kata Baba Vanga pada tahun 1989.
Menurut para penganut sejati, 'burung baja' merujuk pada pesawat yang dibajak. Sementara 'saudara Amerika' merujuk pada Menara Kembar.
Yang juga mengejutkan adalah ia menggunakan kata 'semak'. Ini dapat diartikan sebagai referensi kepada Presiden George W. Bush saat itu, yang akan memimpin 'serigala' kekuatan militer Amerika dalam Perang Melawan Teror sebagai balasan.
Seperti yang diketahui, serangan 11 September merupakan serangkaian empat serangan teroris terkoordinasi oleh al-Qaeda, yang terjadi pada 11 September 2001 di Amerika Serikat.
Sembilan belas teroris membajak empat pesawat komersial, menabrakkan dua pesawat ke Menara Kembar World Trade Center di New York City dan satu pesawat ke Pentagon di Arlington, Virginia.
3. Bencana Kursk
Pada bulan Agustus 2000, kapal selam nuklir Rusia Kursk tenggelam di Laut Barents.
Kecelakaan dahsyat itu menewaskan seluruh awak kapal berjumlah 118 dan menjadi berita utama di seluruh dunia.
Namun, apakah Baba Vanga meramalkan bencana itu?
Jauh di tahun 1980, Baba Vanga diduga meramalkan bahwa pada bulan Agustus 1999, Kursk akan 'ditutupi air dan seluruh dunia akan menangis karenanya'.
Meskipun ramalan Baba Vanga itu merujuk ke Kota Kursk di Rusia, dan satu tahun kemudian, persamaannya tidak dapat disangkal aneh.
4. Munculnya Barack Obama dan Donald Trump
Banyak ramalan Baba Vanga yang melibatkan politik. Salah satu ramalannya itu adalah presiden AS ke-44 akan menjadi seorang pria kulit hitam.
Benar saja, Barack Obama menggantikan George W. Bush sebagai pemimpin dunia ke-44.
Tak hanya itu, Baba Vanga juga tampaknya telah meramalkan evolusi dari apa yang disebut perang budaya, dan munculnya Donald Trump sebagai penerus Obama di masa pergolakan budaya.
"Semua orang akan menaruh harapan pada (Trump)? Untuk mengakhirinya, tetapi yang terjadi justru sebaliknya. Ia akan menghancurkan negara dan konflik antara negara bagian utara dan selatan akan meningkat," kata Baba Vanga dalam ramalannya.
Hal ini memiliki gaung yang menyeramkan, mengingat banyak komentator sekarang memperingatkan perbedaan yang memanas antara kaum konservatif dan progresif AS mengenai isu-isu panas seperti ras, aborsi, dan senjata api dapat membawa negara itu ke perang saudara baru.
5. Pembunuhan Indira Gandhi
Indira Gandhi yang menjabat sebagai perdana menteri India pada awal 1980-an, merupakan salah satu tokoh politik paling penting dan kontroversial pada masanya.
Pada tahun 1984, ia memerintahkan serangan militer terhadap Kuil Emas, situs tersuci dalam agama Sikh.
Pada bulan Oktober tahun itu, ia ditembak mati oleh dua pengawalnya yang beragama Sikh, yang tampaknya merupakan tindakan balas dendam.
Bertahun-tahun sebelumnya, pada tahun 1969, Baba Vanga mendapat penglihatan tentang Gandhi.
"Gaun itu akan menghancurkannya. Aku melihat gaun oranye-kuning di tengah asap dan api," ungkap Baba Vanga.
Pada hari yang menentukan ketika para pengawal melepaskan tembakan, Indira Gandhi memang mengenakan sari berwarna kunyit.
Baca Juga: Diramalkan Baba Vanga, Mungkinkah Alien Menyerang Manusia?
6. Kematiannya Sendiri
Salah satu cerita populer yang beredar tentang Baba Vanga adalah bahwa ia secara akurat meramalkan tanggal kematian diktator Soviet Joseph Stalin.
Hal ini telah dibantah oleh beberapa komentator, tetapi tampaknya ia memang meramalkan tanggal kematiannya sendiri.
Menurut sebuah wawancara dari tahun 1990, ketika dia dilaporkan menunjuk tanggal 11 Agustus 1996 sebagai hari dia akan meninggal dunia. Itu memang benar.
Namun, seperti semua aspek ramalan Baba Vanga, fakta-fakta pasti tentang apa yang dikatakan atau tidak dikatakannya kemungkinan akan tetap hilang dalam kabut cerita rakyat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: History