Kamis, 03 APRIL 2025 • 11:05 WIB

6 Hewan yang Bisa Mendeteksi Bencana Alam Sebelum Terjadi

Author

Ilustrasi anjing. (freepik.com)

INDOZONE.ID - Alam sering kali memberikan tanda-tanda sebelum bencana terjadi, tetapi tidak semua makhluk bisa menangkapnya.

Menariknya, beberapa hewan pendeteksi bencana alam memiliki kemampuan luar biasa untuk merasakan perubahan lingkungan yang tidak bisa dideteksi manusia.

Berikut enam hewan yang dikenal mampu merasakan bencana alam sebelum terjadi.

Hewan Pendeteksi Bencana Alam

Ilustrasi gajah. (freepik.com)

1. Anjing

Anjing memiliki indra yang sangat tajam, termasuk kemampuan merasakan getaran halus di dalam tanah.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anjing menjadi gelisah dan bertingkah tidak biasa sebelum gempa bumi terjadi, kemungkinan karena mereka bisa menangkap gelombang seismik awal yang tidak terasa oleh manusia.

Hal ini menjadikan anjing sebagai salah satu hewan deteksi gempa bumi yang paling sensitif.

2. Gajah

Gajah dikenal memiliki kepekaan luar biasa terhadap perubahan alam. Sebelum tsunami melanda, mereka sering terlihat bergerak ke tempat yang lebih tinggi, seolah-olah merasakan bahaya yang akan datang.

Kemampuan ini diduga berasal dari pendengaran tajam mereka yang bisa menangkap gelombang infrasonik dari kejauhan, menjadikannya sebagai hewan deteksi tsunami yang efektif.

Baca Juga: 7 Hewan yang Bisa Hidup Tanpa Kepala, Apa Saja?

3. Burung

Burung sering menunjukkan perilaku tidak biasa sebelum badai besar atau topan terjadi. Beberapa spesies menjadi lebih berisik, terbang dengan pola yang tidak menentu, atau tiba-tiba meninggalkan daerah tertentu.

Para ilmuwan percaya bahwa burung bisa merasakan perubahan tekanan udara dan medan elektromagnetik yang berubah sebelum cuaca ekstrem. Perilaku hewan sebelum bencana ini sering dijadikan indikator oleh para pengamat alam.

4. Tikus

Ilustrasi tikus. (Unsplash)

Tikus terkenal sebagai hewan yang sensitif terhadap gas beracun dan perubahan suhu lingkungan. Sebelum letusan gunung berapi, tikus sering terlihat meninggalkan sarangnya dalam jumlah besar.

Kemungkinan mereka bisa mencium gas vulkanik yang meningkat sebelum manusia menyadarinya. Karena itulah, tikus sering dianggap sebagai hewan prediksi bencana alam yang handal.

5. Sapi

Peternak sering memperhatikan bahwa sapi mereka menjadi lebih gelisah sebelum badai atau cuaca ekstrem terjadi. Hewan ini cenderung lebih aktif, bergerak tanpa arah, atau bahkan menolak untuk makan.

Perubahan perilaku ini kemungkinan disebabkan oleh kemampuan mereka dalam merasakan perubahan tekanan udara dan listrik statis di atmosfer. Perilaku hewan sebelum bencana ini sudah lama diamati oleh para petani.

Baca Juga: Misteri Danau Natron, Keindahan Mematikan yang Bisa Mengubah Hewan Jadi Batu

6. Ikan

Ikan tuna. (safety4sea.com)

Banyak laporan menunjukkan bahwa ikan menjadi gelisah, berenang dengan pola tak biasa, atau bahkan melompat keluar dari air sebelum gempa bumi terjadi.

Para ahli menduga bahwa ikan bisa merasakan perubahan medan listrik atau pergerakan kecil di dasar laut sebelum gempa besar terjadi.

Sebagai hewan prediksi bencana alam, ikan sering dijadikan objek penelitian dalam memahami tanda-tanda awal bencana.

Fenomena ini menunjukkan bahwa hewan memiliki naluri alami yang luar biasa dalam menghadapi perubahan lingkungan.

Dengan memahami perilaku hewan sebelum bencana, manusia bisa lebih waspada terhadap tanda-tanda awal bencana alam di masa depan.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ndtv.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU