Senin, 17 FEBRUARI 2025 • 16:40 WIB

Asteroid Tabrak Bumi di 2032, China Mulai Rekrut ‘Pasukan Pertahanan Planet’ demi Keamanan Bumi

Author

Ilustrasi asteroid menambrak bumi pada tahun 2032.

INDOZONE.ID - China memulai perekrutan pasukan pertahanan planet usai hasil penilaian risiko menunjukkan kemungkinan sebuah asteroid besar akan menabrak Bumi pada tahun 2032.

Dalam iklan lowongan kerja yang diposting online minggu ini, Administrasi Negara untuk Sains, Teknologi, dan Industri Pertahanan Nasional China (SASTIND) mencari lulusan muda yang berdedikasi, terutama di bidang teknik kedirgantaraan, kerja sama internasional, dan deteksi asteroid.

Upaya perekrutan ini dilakukan di tengah meningkatnya fokus pada asteroid dengan kemungkinan kecil, tetapi terus bertambah untuk menghantam Bumi dalam tujuh tahun ke depan.

Asteroid 2024 YR4 berada di puncak risiko badan antariksa Eropa dan AS, dan minggu lalu analis meningkatkan penilaian probabillitas mereka terhadap asteroid tersebut yang menghantam Bumi dari 1,3% menjadi 2,2%.

Kelompok penasihat perencanaan Misi Antartika PBB, yang terdiri dari negara-negara dengan program antariksa termasuk China, telah bertemu secara berkala untuk membahas tanggapan.

Baca Juga: Kisah Mistis Gunung Sibayak: Cerita Pendaki Tersesat di Kampung Gaib Bertemu Begu Ganjang

Iklan yang diunggah di WeChat awal minggu ini mencantumkan 16 lowongan pekerjaan di SASTIND, termasuk tiga lowongan untuk "pasukan pertahanan planet" yang baru.

Mereka mengundang lamaran dari lulusan baru berusia di bawah 35 tahun, dengan kualifikasi profesional dan teknis serta sikap politik tegas yang mendukung Partai Komunis China dan ideologi sejalan dengan pemimpinnya, Xi Jinping.

Iklan tersebut memicu diskusi daring meluas di kalangan anak muda kelompok demografi, yang mengalami tingkat pengangguran mencapai rekor tertinggi pada tahun 2023.

“Bumi akan bergantung pada kalian bertiga. Bukankah itu menegangkan?” tanya seorang warganet.

"Jika Anda berhasil, Anda adalah pahlawan yang menyelamatkan dunia," kata komentar populer lainnya di Weibo.

"Namun, tidak ada yang akan menghukum Anda karena gagal, maksud saya, secara harfiah 'tidak ada seorang pun' yang tersisa," ujar lainnya.

Iklan tersebut menyebutkan bahwa tim ini akan berfokus pada kerja sama internasional dan pengembangan teknologi baru.

Tugas utamanya adalah penelitian pemantauan dan peringatan dini asteroid dekat Bumi, dengan syarat kandidat memiliki gelar master atau lebih tinggi di bidang astrofisika, eksplorasi antariksa, atau teknologi kedirgantaraan.

Sektor kedirgantaraan China terus berkembang, dan belum jelas apakah perekrutan ini terkait langsung dengan penemuan asteroid. SASTIND tidak memberikan komentar apapun.

Baca Juga: Kisah Mistis Gunung Agung: Cerita Pendaki yang Bertemu Sosok Makhluk Botak Berbulu Hitam

Menurut Andrew Jones dari SpaceNews, perekrutan ini kemungkinan berkaitan dengan penemuan 2024 YR4 dan mendukung upaya China dalam pertahanan planet, termasuk sistem pemantauan serta uji coba teknologi untuk mengubah orbit asteroid berbahaya.

“Ini termasuk sistem pemantauan dan peringatan, baik di darat maupun di luar angkasa, dan persiapan untuk menguji tindakan seperti penumbuk kinetik untuk mengubah orbit asteroid yang mengancam,” ujar Andrew.

Membelokkan asteroid seperti 2024 YR4 tampaknya menjadi fokus utama pengembangan kedirgantaraan China, termasuk rencana untuk meniru Uji Pengalihan Asteroid Ganda (Dart) 2020 yang dilakukan oleh NASA.

China juga tengah mempersiapkan uji coba pengalihan asteroidnya sendiri, pada asteroid yang lebih kecil bernama 2015 XF261, pada tahun 2027.

Penulis: Eliani Kusnedi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Guardian

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU