Selama ini mungkin banyak orang berpikir bahwa werewolf merupakan makhluk mitologi yang dikisahkan manusia yang bisa berubah menjadi sosok serigala.
Namun ternyata, kisah werewolf ini diangkat dari suatu fenomena rakyat Jerman masa kuno yang benar-benar terjadi. Werewolf merupakan korban dari tindakan rakyat Jerman yang menilai terdarap makhluk sadis nan kanibal yang kerap meresahkan masyarakat.
Baca Juga: Kisah Issei Sagawa, Kanibal yang Setubuhi dan Makan Temannya Sendiri Tapi Bebas dari Hukum
Dikutip dari Ancient Origins, seorang pemuda bernama Peter Stummp dinyatakan sebagai perwujudan asli werewolf pertama kali. Hal ini bermula dari kemisteriusan sosok Peter yang kelahirannya menjadi tebak-tebakan banyak orang.
Diperkirakan, Peter lahir pada tahun 1545-1550an, dimana ia merupakan seorang petani sukses yang memiliki kekayaan di atas rata-rata. Semula banyak yang mengetahui Peter adalah seorang suami yang baik pada istrinya.
Namun, sejak istrinya meninggal dunia pada 1580-an, desas-desus aneh pun mulai bermunculan mengelilingi Peter. Hal ini mengikuti kasus pembunuhan misterius yang terjadi di Bedburg, Jerman dari tahun 1564 hingga 1589.
Kisahnya pada suatu malam, seorang gadis diserang oleh makhluk yang mirip serigala. Orang-orang pun mulai mencari fakta siapa sebenarnya makhluk tersebut. Hingga suatu hari gerak-gerik Peter tercium oleh salah seorang warga.
Dalam proses pencarian si makhluk serigala tersebut, para pemburu mencuga jika manusia serigala adalah Peter lantaran terlihat seekor serigala yang memasuki rumah Peter dan langsung berubah menjadi dirinya.
Saat kepergok, Peter pun diikat dan disiksa bak pelaku kejahatan. Hingga akhirnya Peter mengakui jika dirinya mempelajari ilmu hitam sejak dirinya berusia 12 tahun. Ia menyatakan kemudian dirinya bertemu dengan seorang iblis yang memberinya sabuk ajaib dan mampu mengubahnya menjadi seekor serigala.
Jika Peter melepas sabuknya, dia akan berubah kembali menjadi manusia. Sabuk itu tidak pernah ditemukan setelah penangkapannya. Peter lebih lanjut mengatakan bahwa dia memakan ternak, wanita, dan anak-anak selama dua puluh lima tahun sebagai manusia serigala.
Akibat pengakuannya tersebut, dirinya pun harus rela dieksekusi oleh penduduk desa. Eksekusinya terjadi pada 31 Oktober 1589 dan menjadi salah satu eksekusi yang paling mengerikan yang tercatat dalam sejarah.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: