Selasa, 14 DESEMBER 2021 • 17:33 WIB

Bukan Cuma Dongeng, Kisah 'Beauty and the Beast' Benar-benar Nyata Terjadi

Author

Ilustrasi Film 'Beauty and the Beast'. (Disney)

Kisah dongeng atau film fiksi terkadang memang benar-benar terjadi di kehidupan nyata. Misalnya saja kisah pangeran yang menikahi gadis desa dan menjadi putri raja kerap terjadi di banyak pelosok negeri.

Namun, bagaimana dengan kisah dongeng 'Beauty and the Beast'? Apakah kisah ini benar-benar dialami oleh manusia di muka bumi ini?

Seperti yang kita ketahui 'Beauty and the Beast' adalah kisah cinta dua manusia yang tampak berbeda. Sang pria memiliki kelainan seperti menyerupai hewan namun sangat dicintai oleh wanita nan jelita.

Baca Juga: Serial Prekuel "Beauty and the Beast" Jadi Proyek Baru Disney

Ternyata kisah cinta tersebut benar-benar pernah terjadi di dunia nyata. Pada tahun 1500-an, seorang pria bernama Petrus Gonsalves. Petrus berasal dari Kepulauan Canary, lahir dengan kondisi langka yang sekarang kita kenal sebagai hipertrikosis atau sindrom manusia serigala.

Kondisi tersebut menghasilkan pertumbuhan rambut yang berlebihan di seluruh tubuh, termasuk wajah. Rambut ini bahkan benar-benar menutupi seluruh Petrus sehingga orang-orang memperlakukannya seperti binatang. Mereka bahkan menyimpannya di dalam kandang dan memberinya makan daging mentah.

Ilustrasi Beauty and the Beast. (historyofyesterday.com)

Diusianya yang sepuluh tahun, Petrus yang malang bahkan dipersembahkan sebagai hadiah kepada Raja Prancis yang baru, Henri II. Raja berinisiatif ingin menjinakkan Petrus yang dilihatnya sebagai 'orang biadab' dan memutuskan untuk memberinya pendidikan yang layak.

Uniknya Raja melihat bahwa Petrus adalah orang yang cerdas. Raja pun menjadi sangat menyayangi Petrus dan berhenti memperlakukannya seperti binatang, bahkan menjadikannya sebagai seorang bangsawan.

Akhirnya Petrus pun hidup bahagia setelah menikah dengan seorang wanita cantik dari istana, dan mereka memiliki anak bersama, beberapa di antaranya memiliki kondisi genetik yang sama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU