Minggu, 30 AGUSTUS 2020 • 14:00 WIB

Pohon Iblis di Pulau Hutchinson yang Dihantui Kejahatan Pembunuh Berantai

Author

Pohon Iblis di Pulau Hutchinson, Florida. (YouTube/Derek Weisman)

Sebuah rumah dihantui bisa jadi dikarenakan mereka membangun rumah tersebut di atas sebuah tanah pemakaman yang secara alami telah membuat sejumlah roh marah. 

Selain itu perbuatan jahat juga dapat menciptakan lingkungan hidup dengan sisi energi yang gelap. 

Namun bukan hanya rumah, sebuah pohon bahkan dapat mendapat energi gelap karena perbuatan jahat seperti 'Pohon Iblis' yang berada di Pulau Hutchinson, Florida. 

Pembunuh Berantai Menjadi Pencipta Aura Gelap 'Pohon Iblis'

Gerard John Schaefer adalah seorang anak laki-laki yang sejak kecil membenci jenis kelaminnya dan berharap dilahirkan menjadi seorang gadis. 

Karena sejak kecil ayahnya melepaskan amarahnya pada anak laki-laki itu, sementara saudara perempuan Schaefer tidak dihukum dan tidak terluka.

Karena hal itu ia diam-diam menyukai jenis kelamin perempuan, ia mulai mencuri pakaian dalam dan pakaian wanita dan memakai untuk dirinya sendiri. 

Schaefer secara perlahan mengalami perubahan gelap dalam dirinya. 

Schaefer yang berusia dua belas tahun merasa tak puas dengan dirinya dan mulai menyiksa diri sendiri dengan mengikat badannya ke pohon. 

Setelah eksperimen penyiksaan diri yang mengerikan ini, Schaefer melakukan pembunuhan pertamanya.

Dari usia dua puluh hingga dua puluh tiga tahun, dia membunuh setidaknya delapan wanita muda dan anak-anak.

'Pohon Iblis' termpat ia menyiksa dirinya juga telah menjadi pusat dari banyak pembunuhannya.

Hampir semua korbannya menunjukkan tanda-tanda telah diikat di pohon, dirantai dan dianiaya secara kejam hingga akhirnya meninggal. 

Gerard John Schaefer (YouTube/True Crime Stories)

Banyak yang percaya bahwa Pohon Iblis adalah pohon spesifik yang digunakan dalam penyiksaan dan pembunuhan korban Schaefer. 

Namun, yang lain berpikir bahwa pohon itu dijiwai oleh kejahatan yang dilepaskan Gerard John Schaefer ke dunia.

Schaefer akhirnya meninggal pada tahun 1995, baik di tangan sesama narapidana, atau sekelompok petugas penjara. Tidak ada yang tahu secara pasti.

Sementara 'Pohon Iblis' masih tetap hidup setelah kematiannya. Banyak orang yang penasaran datang berkunjung lalu membawa sedikit bagian pohon. 

Nahasnya, nasib burung konon mengikuti mereka yang mengambil bagian dari 'Pohon Iblis' entah itu kulit pohon atau yang lainnya. 

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU