Ilustrasi anjing. (freepik.com)
INDOZONE.ID - Alam sering kali memberikan tanda-tanda sebelum bencana terjadi, tetapi tidak semua makhluk bisa menangkapnya.
Menariknya, beberapa hewan pendeteksi bencana alam memiliki kemampuan luar biasa untuk merasakan perubahan lingkungan yang tidak bisa dideteksi manusia.
Berikut enam hewan yang dikenal mampu merasakan bencana alam sebelum terjadi.
Ilustrasi gajah. (freepik.com)
Anjing memiliki indra yang sangat tajam, termasuk kemampuan merasakan getaran halus di dalam tanah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anjing menjadi gelisah dan bertingkah tidak biasa sebelum gempa bumi terjadi, kemungkinan karena mereka bisa menangkap gelombang seismik awal yang tidak terasa oleh manusia.
Hal ini menjadikan anjing sebagai salah satu hewan deteksi gempa bumi yang paling sensitif.
Gajah dikenal memiliki kepekaan luar biasa terhadap perubahan alam. Sebelum tsunami melanda, mereka sering terlihat bergerak ke tempat yang lebih tinggi, seolah-olah merasakan bahaya yang akan datang.
Kemampuan ini diduga berasal dari pendengaran tajam mereka yang bisa menangkap gelombang infrasonik dari kejauhan, menjadikannya sebagai hewan deteksi tsunami yang efektif.
Baca Juga: 7 Hewan yang Bisa Hidup Tanpa Kepala, Apa Saja?
Burung sering menunjukkan perilaku tidak biasa sebelum badai besar atau topan terjadi. Beberapa spesies menjadi lebih berisik, terbang dengan pola yang tidak menentu, atau tiba-tiba meninggalkan daerah tertentu.
Para ilmuwan percaya bahwa burung bisa merasakan perubahan tekanan udara dan medan elektromagnetik yang berubah sebelum cuaca ekstrem. Perilaku hewan sebelum bencana ini sering dijadikan indikator oleh para pengamat alam.
Tikus terkenal sebagai hewan yang sensitif terhadap gas beracun dan perubahan suhu lingkungan. Sebelum letusan gunung berapi, tikus sering terlihat meninggalkan sarangnya dalam jumlah besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ndtv.com