Ilustrasi gerhana bulan total. (Freepik)
INDOZONE.ID - Fenomena langit yang menakjubkan akan kembali menghiasi Bumi pada pertengahan Maret 2025.
Gerhana bulan total yang dikenal dengan julukan "Blood Moon" atau bulan darah, akan kembali muncul setelah terakhir kali terjadi pada November 2022.
Saat puncaknya, bulan akan berselimut cahaya merah yang dramatis akibat tertutup bayangan Bumi sepenuhnya.
Gerhana bulan total terjadi ketika matahari, Bumi, dan bulan berada dalam satu garis lurus, menyebabkan bulan memasuki umbra atau bayangan inti Bumi.
Baca Juga: Dikira Cuma Mitos, Begini Penampakan Belalang Sembah Teratai di Pegunungan Salju
Warna merah yang terlihat pada bulan disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari yang melewati atmosfer Bumi. Bahkan, jika terdapat partikel debu vulkanik di atmosfer, warna bulan bisa berubah menjadi lebih kecoklatan.
Dikutip dari akun Instagram Planetarium Jakarta @planetariumjkt, bulan akan mencapai fase purnama pada Jumat, 14 Maret 2025 dengan puncak gerhana terjadi pada pukul 13.54 WIB.
Ilustrasi gerhana bulan total (Freepik/fromkazanwithlove)
Menurut Time and Date, hanya 13 persen dari populasi dunia yang akan berada di jalur gerhana bulan total.
Fenomena langit yang langka ini hanya bisa diamati secara penuh dari beberapa kota di dunia.
Berikut beberapa kota yang dapat menyaksikan fenomena gerhana bulan total pada Maret 2025.
Sementara itu, gerhana Bulan sebagian masih dapat terlihat di wilayah lain, termasuk sebagian besar Asia, Australia, Afrika, seluruh Amerika Utara dan Selatan, Pasifik, Atlantik, Arktik, dan Antartika.
Namun, perlu diperhatikan bahwa cerah atau tidaknya langit dapat memengaruhi seberapa jelas gerhana ini terlihat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Timeanddate.com, Instagram @planetariumjkt