Peristiwa 9/11 di New York. (Reuters)
INDOZONE.ID - Sudah 23 tahun berlalu semenjak terjadi serangan 9/11, ketika 19 pembajak mengambil alih empat pesawat komersial dan menabrakan ke beberapa lokasi penting di Amerika Selatan. Hal itu
Serangan 11 September adalah serangan langsung pada inti daratan Amerika Serikat, sebuah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Amerika. Dampaknya sangat menghancurkan dan meluas jauh melampaui batas-batas AS.
Pada pagi hari 11 September 2001, 19 teroris Al Qaeda membajak empat pesawat komersial di Amerika Serikat. Dua dari pesawat ini diterbangkan ke Menara Kembar World Trade Center di New York City, menyebabkan kedua menara runtuh.
Baca Juga: Misteri Sosok Pria di Foto Tragis The Falling Man saat Serangan 9/11
Pesawat ketiga jatuh di Pentagon dekat Washington, DC. Pesawat keempat, yang ditujukan ke target lain yang diduga adalah Gedung Putih, jatuh di Pennsylvania setelah penumpang dan awak pesawat berusaha mengatasi para pembajak. Serangan ini mengakibatkan hampir 3.000 kematian dan memiliki dampak global yang mendalam.
Al-Qaeda, yang dipimpin oleh Osama Bin Laden, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, dengan mengutip interpretasi teks-teks Islam dan keluhan terhadap kebijakan luar negeri AS sebagai motif mereka.
Dampak dari 9/11 memicu invasi AS ke Afghanistan, deklarasi 'Perang Teror,' dan kemudian, invasi ke Irak. Konflik-konflik ini terus mempengaruhi kedua negara hingga saat ini.
Selain itu, serangan tersebut memicu penerapan undang-undang anti-terorisme baru di banyak negara, termasuk Inggris, karena pemerintah berusaha menangani ancaman terorisme internasional yang dianggap nyata.
Peristiwa 9/11 di New York. (Reuters)
Meskipun banyak aspek dari serangan 9/11 yang diakui secara luas, ada beberapa fakta dan detail kurang dikenal tentang peristiwa ini. Berikut adalah beberapa aspek kurang dikenal dari serangan tersebut:
Baca Juga: 23 Tahun Tragedi 11 September: Pagi Kelabu yang Gemparkan Dunia Global
Penyidikan terhadap serangan 11 September, yang diberi kode nama “PENTTBOM,” tetap menjadi penyidikan terbesar yang pernah dilakukan oleh FBI. Pada puncaknya, lebih dari setengah agen FBI terlibat dalam pelacakan pembajak dan rekan-rekannya.
Pembersihan lokasi World Trade Center selesai pada tahun 2002, sementara perbaikan Pentagon selesai dalam waktu kurang dari setahun. Situs World Trade Center telah dibangun kembali, termasuk One World Trade Center, atau Menara Kebebasan, yang berdiri sebagai simbol ketahanan dan peringatan.
Serangan tahun 2001 bukanlah serangan teroris pertama di World Trade Center; sebuah bom di garasi parkir Menara Utara pada tahun 1993 mengakibatkan enam kematian dan lebih dari seribu cedera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: USATODAY