Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 05 AGUSTUS 2024 • 11:34 WIB

Kasus Penelantaran Jasad Orang Tua di Jepang Semakin Meningkat, Mengapa?

Kasus Penelantaran Jasad Orang Tua di Jepang Semakin Meningkat, Mengapa?Ilustrasi penelantaran jasad orang tua di Jepang. ((X / Twitter / @TMIHARIINI)

INDOZONE.ID - Fenomena hikikomori, di mana individu mengisolasi diri di rumah dan enggan keluar hingga bertahun-tahun, semakin marak di Jepang. Kondisi ini memicu peningkatan kasus penelantaran jasad orang tua oleh anak-anak mereka.

Berikut penjelasan kasus penelantaran jasad orang tua di Jepang semakin meningkat, mengapa?

Meningkatnya Kasus Hikikomori di Jepang

Kasus Penelantaran Jasad Orang Tua di Jepang Semakin Meningkat, Mengapa?Ilustrasi seorang anak yang frustasi dan melakukan hikikomori. (X / Twitter / @TMIHARIINI)

Mayoritas pelaku penelantaran jasad orang tua berusia sekitar 60-an tahun dan menjalani kehidupan sebagai hikikomori. Hikikomori adalah kondisi di mana seseorang mengasingkan diri di rumah, menghindari interaksi sosial dan aktivitas luar ruangan.

Banyak dari orang tua para pelaku ini sudah berusia 80-an tahun dan masih harus menanggung kebutuhan hidup anak-anak mereka yang hikikomori.

Pada 2023, jumlah warga Jepang yang hikikomori bahkan mencapai lebih dari 800 ribu orang.

Baca Juga: Kazuyoshi Miura, Pebisnis Jepang yang Tega Menghabisi Nyawa Istrinya saat Berlibur di Los Angeles

Survei Kabinet Jepang dan Fenomena "80-50"

Kasus Penelantaran Jasad Orang Tua di Jepang Semakin Meningkat, Mengapa?Ilustrasi anak yang melakukan penelantaran jasad orang tua. (X / Twitter / @TMIHARIINI)

Menurut survei yang dilakukan oleh Kabinet Jepang, dari sekitar 840.000 orang yang hikikomori, setidaknya 36% di antaranya berusia lebih dari 60 tahun.

Dengan meningkatnya angka hikikomori di kalangan warga berusia 50-60 tahun, istilah "80-50" menjadi semakin dikenal.

Istilah ini merujuk pada orang tua berusia 80 tahun yang masih menanggung kebutuhan anak mereka yang berusia 50 tahun dan menjalani hikikomori.

Baca Juga: Kisah Pesawat Milik Maskapai Jepang Dibajak oleh Seorang Maniak Flight Simulator

Perubahan Tren Menjadi "90-60"

Kasus Penelantaran Jasad Orang Tua di Jepang Semakin Meningkat, Mengapa?Ilustrasi anak yang menelantarkan jasad orang tuanya. (X / Twitter / @TMIHARIINI)

Seiring dengan menua populasi Jepang, istilah "80-50" bergeser menjadi "90-60" dalam beberapa kasus. Semakin banyak kasus "80-50" berdampak pada peningkatan jumlah kasus penelantaran jasad orang tua oleh anak-anak mereka yang hikikomori.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: X / Twitter (@TMIHARIINI)

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kasus Penelantaran Jasad Orang Tua di Jepang Semakin Meningkat, Mengapa?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!