Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 23 FEBRUARI 2024 • 13:06 WIB

Dilakukan Presiden Prancis hingga Madonna, Ahli Yakini Pencurian DNA Bakal Terjadi di Masa Depan

Dilakukan Presiden Prancis hingga Madonna, Ahli Yakini Pencurian DNA Bakal Terjadi di Masa DepanIlustrasi DNA

INDOZONE.ID - Cerita tentang pencurian genetik atau tindakan ekstrim untuk mencegahnya semakin sering menjadi sorotan utama dalam berita.

Salah satu contoh baru-baru ini adalah ketika foto Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Rusia Vladimir Putin duduk berseberangan di meja yang panjang setelah Macron menolak tes PCR COVID-19 Rusia.

Spekulasi muncul bahwa Macron menolak tes tersebut karena khawatir Rusia akan menggunakan DNA-nya untuk tujuan yang tidak baik. Hal serupa juga terjadi saat Kanselir Jerman Olaf Scholz menolak tes PCR COVID-19 Rusia.

Baca Juga: 7 Alasan Kucing Sering Berguling-guling di Dekat Kita: Lagi Caper hingga Hilangkan Stres

Meskipun kekhawatiran seperti ini mungkin terasa baru, bintang pop Madonna telah memperingatkan tentang potensi pengumpulan dan pengujian DNA tanpa persetujuan diam-diam selama lebih dari satu dekade.

Dia bahkan menyewa kru pembersih untuk mensterilkan ruang ganti setelah konsernya dan meminta dudukan toilet baru di setiap perhentian turnya.

Menukil HowStuffWorks, awalnya, paranoia DNA yang dimiliki Madonna dianggap sebagai hal yang berlebihan. Namun, dengan kemajuan teknologi genetika yang semakin pesat, kekhawatiran semacam itu menjadi lebih masuk akal dan lebih berdasar.

Baca Juga: Risiko dan Rezeki: Tinjauan Kontroversial Memelihara Kucing dalam Islam

Kami adalah profesor hukum yang secara khusus mempelajari regulasi teknologi baru seperti pengurutan genetik. Kami percaya bahwa minat masyarakat terhadap genetika telah meningkatkan kemungkinan bahwa 'paparazzi' genetik dengan peralatan pengumpulan DNA akan menjadi hal yang umum, seperti halnya paparazzi dengan kamera,” tulis profesor hukum di Universitas Maryland Liza Vertinsky dan profesor hukum di Georgia State University Yaniv Heled, dikutip Jumat (23/2).

Meskipun sebagian besar pengadilan telah berhasil menghindari kasus-kasus rumit terkait pencurian DNA dan pengujian pada tokoh masyarakat, mereka tidak akan bisa menghindari penanganan kasus semacam ini untuk waktu yang lama.

Dan ketika itu terjadi, mereka akan menghadapi keterbatasan dalam kerangka hukum yang ada terkait dengan genetika.

Baca Juga: Ahli Klimatologi BRIN Sebut Angin Kencang di Rancaekek adalah Tornado Pertama di Indonesia, Beda dengan Puting Beliung?

Setiap individu meninggalkan jejak DNA di mana pun mereka pergi. Rambut, kuku, kulit mati, dan air liur yang kita keluarkan sepanjang hari semuanya mengandung DNA yang dapat dikumpulkan,” imbuh Vertinsky dan Heled.

Analisis genetik tidak hanya dapat mengungkap informasi pribadi seperti kondisi kesehatan saat ini atau risiko terkena penyakit tertentu, tetapi juga aspek inti dari identitas seseorang, seperti keturunan dan potensi sifat anak-anak di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: HowStuffWorks

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dilakukan Presiden Prancis hingga Madonna, Ahli Yakini Pencurian DNA Bakal Terjadi di Masa Depan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!