5 Arti Mimpi Burung Perkutut Menurut Primbon Jawa (Freepik)
INDOZONE.ID - Burung perkutut dikenal sebagai salah satu burung yang punya makna khusus dalam tradisi Jawa. Nggak cuma dikenal karena suaranya yang merdu, tapi juga dipercaya membawa keberuntungan dan perlindungan.
Kalau kamu baru aja mimpi burung perkutut, bisa jadi itu bukan sekadar bunga tidur. Menurut Primbon Jawa, mimpi ini sering dikaitkan dengan datangnya kabar baik, rezeki, atau perubahan besar dalam hidup.
Berikut ini 5 arti mimpi burung perkutut yang paling sering dialami menurut Primbon Jawa:
ilustrasi Mimpi Burung Perkutut (Freepik/ wirestock)
Mimpi ini sebagai tanda datangnya keberuntungan atau rezeki tak terduga. Dalam Primbon Jawa, burung perkutut yang masuk rumah dipercaya membawa aura baik untuk penghuni rumah.
Bisa jadi kamu akan kedatangan tamu yang membawa kabar baik atau dipertemukan dengan seseorang yang penting dalam hidupmu. Mimpi ini juga jadi tanda bahwa rumahmu lagi harmonis.
Baca juga: 7 Arti Mimpi Burung Merpati Menurut Primbon Jawa, Tanda Cinta?
Kalau kamu mimpi mendengar suara burung perkutut, apalagi kalau suaranya terdengar merdu dan menenangkan, ini bisa jadi pertanda kamu akan mendapat ketenangan batin.
Primbon menafsirkan suara perkutut sebagai simbol pesan baik. Bisa jadi kamu akan segera mendapatkan kabar yang menenangkan, atau masalah yang selama ini kamu pikirkan akan segera selesai.
ilustrasi Mimpi Burung Perkutut (Freepik/ wirestock)
Kalau kamu mimpi lihat burung perkutut bertengger di dekatmu, entah itu di pohon, di jendela, atau bahkan di bahu, mimpi ini termasuk pertanda yang baik.
Menurut Primbon Jawa, burung yang bertengger dekat kamu menandakan perlindungan dan petunjuk yang akan datang. Artinya, kamu sedang dijaga dari hal-hal buruk.
Baca juga: 6 Arti Mimpi Kalajengking Menurut Primbon Jawa, Waspadai!
Kalau kamu bermimpi melihat burung perkutut yang tenang di dalam kandang, ini bisa jadi pertanda bahwa kamu akan mendapatkan rezeki atau kabar baik dalam waktu dekat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Primbon Jawa