Ilustrasi Thetis, Dewi Laut dalam Mitlogi Yunani (AI/Gemini)
INDOZONE.ID - Thetis merupakan salah satu tokoh penting dalam mitologi Yunani yang namanya kerap dikaitkan dengan kisah kepahlawanan Achilles.
Meski lebih dikenal sebagai ibu Achilles, sosok Thetis sebenarnya memiliki kisah yang tak kalah menarik, mulai dari asal-usulnya sebagai dewi laut hingga perannya dalam lahirnya pahlawan legendaris Perang Troya.
Melansir laman The Collector, Sabtu (2/05/2026) Thetis adalah salah satu dari 50 Nereid atau nimfa laut dalam mitologi Yunani. Ia merupakan putri dari Nereus, dewa laut kuno, dan Doris, seorang Oceanid.
Meski lahir dari garis keturunan dewa, Thetis lebih sering digambarkan sebagai nimfa laut yang memiliki kekuatan besar.
Baca juga: 7 Fakta Tersembunyi Tentang Dewa Poseidon yang Jarang Kamu Tahu, Gak Cuman Penguasa Lautan!
Di antara banyak saudarinya, Thetis dikenal sebagai salah satu yang paling menonjol, sehingga namanya terus hidup dalam berbagai kisah mitologi hingga kini.
Berdasarkan laman The Collector, kecantikan Thetis sempat membuat Zeus dan Poseidon tertarik padanya.
Akan tetapi, keduanya memilih mundur setelah mendengar ramalan bahwa anak laki-laki Thetis kelak akan menjadi lebih hebat daripada ayahnya.
Ramalan tersebut membuat Zeus dan Poseidon khawatir kekuasaan mereka bisa tergeser oleh keturunan Thetis.
Karena itulah, Thetis akhirnya tidak menikah dengan dewa, melainkan dengan manusia fana bernama Peleus, Raja Myrmidon dari Thessaly.
Dikutip dari laman The Collector, pernikahan Thetis dan Peleus ternyata menjadi awal dari konflik besar dalam mitologi Yunani.
Saat pesta pernikahan berlangsung, para dewa lupa mengundang Eris, dewi perselisihan.
Merasa tersinggung, Eris melempar apel emas bertuliskan “untuk yang tercantik”, yang kemudian diperebutkan oleh Hera, Athena, dan Aphrodite.
Baca juga: Alasan Zeus Dianggap sebagai Dewa Terkuat Yunani, Mampu Menggulingkan Kekuasaan Ayahnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Collector