Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 16 APRIL 2026 • 14:19 WIB

Sejarah di Balik Pendamping Pengantin Bridesmaid dan Groomsmen: Tumbal untuk Menipu Roh Jahat?

Sejarah di Balik Pendamping Pengantin Bridesmaid dan Groomsmen: Tumbal untuk Menipu Roh Jahat?Ilustrasi bridesmaid dan groomsmen (Gemini AI)

INDOZONE.ID - Di balik kemeriahan pesta pernikahan modern, keberadaan bridesmaid dan groomsmen ternyata menyimpan sisi misterius yang jarang disadari. Mereka bukan sekadar pelengkap acara atau sahabat yang mendampingi pengantin, melainkan bagian dari tradisi kuno yang sarat dengan kepercayaan terhadap hal-hal gaib. 

Dalam banyak kebudayaan, pernikahan dianggap sebagai momen sakral yang sekaligus rentan terhadap gangguan energi negatif, sehingga diperlukan “penjaga” untuk melindungi kedua mempelai.

Asal Usul dari Zaman Kuno: Menipu Roh Jahat

Sejarah mencatat bahwa tradisi ini sudah ada sejak zaman Romawi kuno, ketika para pengiring pengantin diwajibkan hadir sebagai saksi. Namun, mereka tidak hanya datang untuk menyaksikan, melainkan juga berperan sebagai “umpan” atau penyamar. 

Baca juga: Arti Mimpi Fitting Baju Pengantin dan Jadi Mempelai yang Bikin Overthinking

Para bridesmaid dan groomsmen mengenakan pakaian yang serupa dengan pengantin agar roh jahat atau pihak yang iri tidak dapat mengenali siapa pasangan utama. 

Dengan banyaknya sosok yang tampak sama, ancaman diyakini akan tersesat, sehingga pengantin terlindungi dari bahaya tak kasat mata.

Peran Sebagai Penjaga Aura dan Energi

Selain menyamarkan identitas pengantin, para pengiring juga dipercaya berfungsi sebagai pelindung energi. Mereka mengelilingi pengantin selama prosesi, seolah membentuk benteng tak terlihat yang menjaga dari aura jahat. 

Bahkan, buket bunga yang dibawa bridesmaid dulunya terdiri dari tanaman beraroma kuat yang dipercaya mampu mengusir roh jahat. Setiap elemen dalam peran mereka memiliki makna simbolis, menjadikan kehadiran mereka lebih dari sekadar estetika.

Sejarah di Balik Pendamping Pengantin Bridesmaid dan Groomsmen: Tumbal untuk Menipu Roh Jahat?Ilustrasi bridesmaid dan groomsmen (Gemini AI)

Takhayul yang Masih Bertahan Hingga Kini

Seiring waktu, berbagai kepercayaan berkembang di sekitar tradisi ini. Salah satunya adalah mitos bahwa seseorang yang terlalu sering menjadi bridesmaid tanpa menikah akan “terkutuk” oleh nasib buruk. 

Baca juga: 5 Arti Mimpi Pakai Gaun Pengantin Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Ada pula kepercayaan populer bahwa orang yang berhasil menangkap buket bunga akan menjadi orang berikutnya yang menikah, seolah menerima “energi keberuntungan” dari pengantin. 

Meskipun terdengar sederhana, takhayul ini menunjukkan betapa kuatnya warisan kepercayaan lama dalam budaya pernikahan modern.

Tradisi Lama dalam Balutan Modernitas

Kini, bridesmaid dan groomsmen lebih dikenal sebagai sahabat dekat yang membantu kelancaran acara dan memberi dukungan emosional bagi pengantin. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Svenstudios

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sejarah di Balik Pendamping Pengantin Bridesmaid dan Groomsmen: Tumbal untuk Menipu Roh Jahat?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!