INDOZONE.ID - Di balik keheningan sebuah dusun di kaki gunung, ada kisah mistis yang bikin bulu kuduk merinding.
Warga menyebutnya Pelet Senjerit, ajian gaib yang konon bisa bikin orang jatuh cinta, tapi dengan harga mahal yaitu kutukan hidup dan mati.
Nah di balik cerita ini, ada seorang perempuan bernama Arlita yang hidupnya berubah jadi ngeri karena ulah cinta gelap.
Yuk simak kisah mistis Pelet Senjerit dilansir dari YouTube @OM BRIZZ OFFICIAL selengkapnya!
Baca juga: Santet Gantung Waris: Kutukan Cinta yang Bikin Jomblo Seumur Hidup? Coba Kenali dan Netralisir!
Awal Teror: Bocah dan Rumah Arang
Suatu sore, seorang bocah kecil penasaran mengintip lewat pagar rumah tua yang sudah rapuh.
Dari celah kayu lapuk, ia melihat sosok perempuan kurus duduk di kursi reot di bawah teras berlumut. Tubuhnya hitam legam seperti arang, wajahnya cekung, matanya kosong.
Tiba-tiba wanita itu tertawa lirih, tawa yang berubah jadi jeritan keras. Bocah itu lari terbirit-birit, sementara tiga ibu-ibu yang duduk di seberang jalan hanya bergumam, “Anak baru, belum tahu nasib rumah itu.”
Rumah tersebut memang dijuluki Rumah Arang. Dari dalamnya sering tercium bau anyir, tirai selalu tertutup, dan suara aneh kerap terdengar.
Semua orang tahu, di sanalah Arlita tinggal, perempuan cantik yang kini hidupnya berubah jadi horor berjalan.
Sosok Misterius: "Senjerit" Hidup Lagi
Seorang pengemis tua pernah lewat dan melihat langsung sosok Arlita di teras. Dengan kaget ia berbisik, “Astaghfirullah... Senjerit... kau masih hidup rupanya.”
Wanita itu menoleh, tersenyum mengerikan, lalu berteriak, “Kamu datang ya... aku tahu kau akan menyuruhku mencintainya!”
Pengemis itu gemetar. Baginya, Arlita bukan sekadar perempuan malang. Ia adalah korban dari Pelet Senjerit.
Pelet Senjerit adalah ilmu pelet hitam dari kaki Gunung Rinjani yang menukar cinta dengan jiwa.
Sejak saat itu, warga mulai ketakutan karena tanda-tanda kutukan mulai terasa di kampung, suara tangisan bayi tanpa rupa, bayangan tinggi melintas di belakang rumah, hingga suara orang tertawa di tengah malam.
Baca juga: Kisah Mistis Pesugihan Kawin Ratu Mustika: Dari Ambisi, Cinta, hingga Petaka
Cinta Gelap Arlita dan Tarmiji
Kisah makin jelas ketika warga menemukan bukti di rumah keluarga Tarmiji, pemuda yang dulu dikenal dekat dengan Arlita.
Dari bawah lantai, ditemukan boneka jerami berwujud Arlita, rambut asli yang dikepang, dan secarik kertas bertuliskan, “Jika dia tidak mencintaiku saat hidupnya sempurna, maka aku ingin dia tetap mencintaiku meski dalam kehancuran."
Ternyata, Tarmiji pernah meminta pelet Senjerit agar Arlita jatuh cinta padanya. Tapi alih-alih bahagia, pelet itu justru jadi bumerang.
Arlita berubah menjadi sosok mengerikan, sementara Tarmiji perlahan ikut terjerat kutukan.
Ritual Gagal dan Munculnya Teror Baru
Warga bersama ustaz desa sempat mencoba membersihkan rumah Arlita dengan doa dan ritual kuno bernama Tali Arwah, tali yang dibuat dari 99 ikatan rambut perempuan, darah ayam cemani, dan air mawar.
Sayangnya, ritual itu gagal. Malam itu justru turun hujan belatung, ustaz muntah darah, dan beberapa warga kerasukan.
Sejak itu, Arlita makin liar. Ia sering terlihat berjalan di atap rumah warga, mengelus bayi lalu menghilang, hingga muncul di sumur sambil memanggil ibunya dengan suara lirih. Dusun jadi mencekam. Tidak ada yang berani keluar rumah menjelang magrib.
Akhir Tragis: Cinta yang Jadi Kutukan
Puncaknya, Tarmiji ditemukan tergantung di pohon beringin tua. Tubuhnya masih hidup, tapi darahnya menetes ke tanah membentuk lingkaran aneh.
Warga mencoba menolong, tapi Pak Leman, tetua kampung, berteriak, “Jangan! Itu bukan gantungan, itu portal!”
Tak lama kemudian, Arlita muncul. Wajahnya setengah iblis, matanya hitam pekat, rambutnya menjuntai hingga tanah.
Dengan senyum mengerikan ia berkata pada Tarmiji, “Aku mencintaimu sekarang, dengan bentuk yang kau mau.”
Tarmiji menjerit tanpa suara karena mulutnya telah dijahit. Malam itu langit menghitam, warga berhamburan, dan sejak saat itu Arlita serta kutukan Senjerit menghilang entah ke mana.
Hanya satu yang tertinggal yaitu cermin di rumah Arlita yang sesekali memantulkan bayangan perempuan cantik tersenyum, tapi dengan mata merah menyala.
Baca juga: Kisah Horor Pengantin Iblis: Antara Cinta, Keputusasaan, dan Perjanjian Gelap
Kisah Pelet Senjerit di dusun itu kini jadi cerita turun-temurun. Banyak orang percaya, pelet ini bukan sekadar ilmu asmara, melainkan kutukan hidup yang mengikat dua jiwa dengan cara mengerikan.
Warga dusun selalu mengingatkan, “Cinta enggak pernah bisa dipaksa. Kalau dipaksa dengan ilmu hitam, yang datang bukan cinta, tapi maut.”
Nah setiap kali angin malam berdesir membawa suara lirih, ada yang masih yakin mendengar bisikan itu, “Lita... Lita...”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube