Ilustrasi Pelet Tali Gaib. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Sore itu langit kota memerah setelah hujan. Gani baru turun dari bus, menenteng ransel usang dan sekotak oleh-oleh dari Kalimantan.
Kisah mistis ini datang dari seseorang yang setelah tiga bulan kerja di tambang batu bara, akhirnya ia bisa pulang ke rumah mungilnya dan memeluk keluarganya lagi.
Begitu membuka pintu, aroma rendang langsung menyeruak, disambut wajah hangat istrinya, Rina.
Rumah sederhana dengan karpet plastik hijau itu terasa seperti surga kecil setelah kerasnya kehidupan tambang.
Malamnya, mereka makan bersama, bercanda ringan, dan tertawa. Tapi setelah semuanya terlelap, Gani mulai merasa aneh, mulai kepalanya pusing, dan dari atap terdengar suara langkah pelan seperti seseorang berjalan di atas genteng.
Ia mencoba mengabaikannya. “Mungkin cuma angin,” batinnya. Tapi malam itu jadi awal dari sesuatu yang lebih gelap dari sekadar mimpi buruk.
Yuk simak kisah pelet tali gaib dilansir dari YouTube @OM BRIZZ OFFICIAL selengkapnya!
Baca juga: Pelet Patok Kuburan: Rawa Pening Jadi Saksi Kutukan Cinta yang Diselimuti Kisah Mistis
Keesokan paginya, Gani menemukan pesan WhatsApp dari seseorang bernama Indah, teman lamanya saat kuliah dulu.
Pesannya ringan, “Mas Gani, lama nggak ketemu. Kapan ke Bintang? Aku kerja di laundry sekarang.”
Gani membalas tanpa pikir panjang. Sekadar basa-basi, pikirnya. Tapi tanpa sadar, pesan sederhana itu membuka jalan bagi sesuatu yang tak kasat mata yaitu pelet tali gaib.
Beberapa hari kemudian, Gani benar-benar datang ke Kota Bintang. Ia disambut Indah yang tampak ramah tapi sorot matanya tajam, seperti menyimpan sesuatu.
Indah menyuguhkan teh hangat, manis dengan rasa sedikit pahit. Mereka mengobrol lama, tertawa, mengenang masa kuliah. Gani merasa tenang tapi anehnya, setelah itu ia tak bisa berhenti memikirkan Indah.
Malamnya, rasa pusing kembali datang, kali ini lebih berat. Ia bahkan bermimpi ada tali kasar melilit lehernya sambil mendengar tawa perempuan samar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube