INDOZONE.ID - Bayangkan sedang menikmati pemandangan laut yang tenang di Greenland. Di kejauhan, sebuah gunung es raksasa berdiri kokoh. Tak ada yang menyangka, beberapa detik kemudian bongkahan es itu mulai miring, lalu berputar hingga akhirnya terbalik. Gelombang besar langsung menghantam permukaan laut, sementara kabut air membumbung tinggi ke udara.
Momen dramatis ini terjadi pada 25 Juli di lepas pantai Ilulissat, Greenland, dan berhasil direkam oleh warga setempat, Orla Joelsen.
Meski terlihat seperti adegan dalam film, fenomena tersebut ternyata merupakan proses alami yang dikenal sebagai iceberg rollover. Saat bagian bawah gunung es yang terendam air mencair lebih cepat, keseimbangan beratnya berubah. Akibatnya, bongkahan es raksasa itu berputar untuk mencari posisi yang lebih stabil.
Baca juga: Apa itu Megatsunami Greenland? Kronologi, Pemicu, dan Penjelasan Ilmiah di Baliknya
Proses ini juga melepaskan energi yang sangat besar hingga memicu gelombang kuat di sekitarnya.
Peristiwa ini terjadi di dekat Ilulissat Icefjord, kawasan Warisan Dunia UNESCO yang dijuluki sebagai "ibu kota gunung es". Wilayah tersebut mendapat pasokan bongkahan es dari Gletser Sermeq Kujalleq, salah satu gletser yang bergerak paling cepat di dunia.
Setiap tahunnya, gletser ini menghasilkan jutaan ton es yang kemudian hanyut ke laut dan membentuk pemandangan spektakuler khas Greenland.
Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Namun, video gunung es yang terbalik langsung viral di media sosial karena memperlihatkan sisi bawah gunung es yang selama ini tersembunyi di bawah permukaan laut. Warna biru pekat dan teksturnya yang bergerigi membuat banyak orang terpukau.
Di balik keindahannya, fenomena ini menjadi pengingat bahwa alam Arktik terus berubah setiap saat. Gunung es yang tampak diam ternyata bisa bergerak dan berubah dalam sekejap, menunjukkan betapa dahsyatnya kekuatan alam yang masih sulit diprediksi manusia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram