Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 25 APRIL 2026 • 17:55 WIB

Fakta Ikan Sapu-Sapu: Invasif, Merusak Ekosistem, dan Bisa Sebabkan Longsor

Fakta Ikan Sapu-Sapu: Invasif, Merusak Ekosistem, dan Bisa Sebabkan LongsorIkan sapu-sapu. (Gemini AI)

INDOZONE.ID - Konten kreator Arief Kamarudin menegaskan bahwa ikan sapu-sapu merupakan spesies invasif yang membawa dampak serius terhadap ekosistem perairan.

"Pertama, sapu-sapu merusak ekosistem iya, karena dia mendominasi ekosistem yang lain," ujarnya.

Menurutnya, dominasi tersebut membuat ikan lain kesulitan mendapatkan makanan dan ruang hidup. Selain itu, sapu-sapu juga memiliki kebiasaan berkembang biak yang berpotensi merusak struktur sungai.

"Sapu-sapu itu bertelurnya, dia akan menggali-gali lubang di pinggir-pinggir sungai," jelas Arief.

Baca juga: Dampak Ikan Sapu-Sapu di Alam Liar: Hama Ekosistem Air yang Gak Ada Predator-nya

Ia menyebut lubang tersebut bisa mencapai kedalaman sekitar 90 cm dan lebar 10 cm, bahkan dalam satu titik bisa terdapat hingga 10–15 lubang.

"Jadi, cara bertelurnya sapu-sapu bisa bikin lereng-lereng sungai tidak stabil dan rawan longstorm."

Selain itu, Arief juga menyoroti bahwa meskipun ikan ini dikenal tahan terhadap kondisi ekstrem, mereka tetap bisa mati jika tingkat pencemaran terlalu tinggi.

Baca juga: Populasi Meledak, Ikan Sapu-Sapu Ancam Kelestarian Sungai Jakarta

"Walaupun ikan sapu-sapu itu kuat, tapi dia tetap... kalau memang udah di atas batas kekuatannya, dia akan mati juga."

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Fakta Ikan Sapu-Sapu: Invasif, Merusak Ekosistem, dan Bisa Sebabkan Longsor

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!