Senin, 12 MEI 2025 • 19:12 WIB

Proses Ajaib Otak Saat Melupakan Sakit Hati

Author

INDOZONE.ID - Pernah ngerasa susah banget ngelupain ucapan orang yang nyelekit atau kejadian masa lalu yang bikin kamu trauma? Ternyata, otak kamu punya sistem keren yang bantu kamu bangkit dan salah satu pahlawan di balik layar itu adalah mikroglia. Yuk kenalan sama si mikroglia, sang tukang bersih-bersih memori otak!

Mikroglia/Freepik

Apa Itu Mikroglia?

Mikroglia adalah sel imun kecil di otak yang punya peran penting dalam menjaga kesehatan jaringan saraf. Tapi bukan cuma soal imun aja lho, dia juga punya tugas keren lainnya yakni pruning alias memangkas sinyal atau koneksi saraf yang udah nggak penting lagi.

Bayangin aja mikroglia itu kayak tukang kebun. Dia akan tegas, tapi lembut. Mana ranting yang udah kering dan ganggu pertumbuhan? Langsung dia potongin supaya ada ruang buat tumbuhnya yang baru dan lebih sehat.

Kenapa Ingatan Menyakitkan Sulit Hilang?

Karena otak kita itu selektif. Segala sesuatu yang dianggap penting, entah itu bikin sedih, bahagia, bahkan trauma yang akan disimpan lebih lama. Apalagi kalau terus-terusan diingat dan dicerna ulang. Ini sesuai prinsip memori "Use it or lose it."

Semakin sering kamu mikirin suatu kejadian, otak bakal ngasih label "Oke, ini penting." Jadi jangan heran kalau susah banget move on dari hal-hal yang menyakitkan, karena otaknya nganggep itu perlu dipertahankan.

Mikroglia dan Pruning, Proses Alami Buat Melupakan

Sebuah studi dari Science tahun 2020 dan Neurological Research nunjukkin kalau mikroglia bantu motong koneksi sinyal di otak yang udah nggak aktif. Istilah kerennya sih synaptic pruning.

Nah, koneksi yang udah jarang dipakai alias udah nggak kamu pikirin lagi bakal lebih mudah dipangkas dan dilupakan. Jadi secara alami, otakmu menciptakan ruang baru untuk pengalaman yang lebih segar dan sehat.

Studi lain dari Stötzel & Kiermaler et al., 2022 juga menjelaskan bahwa memori yang tidak penting bisa hilang dalam hitungan hari hingga minggu. Tapi syaratnya satu yakni kamu harus mulai membuka diri terhadap pengalaman baru.

Baca Juga: Philophobia, Perasaan Takut Akan Cinta dan Kedekatan Emosional

Jadi, Gimana Cara Biar Cepat Move On?

1. Stop Overthinking 

Semakin kamu ulang-ulang kejadian itu, semakin lengket di otakmu.

2. Alihkan Fokus

Belajar hal baru, mulai hobi baru, atau ngobrol sama orang yang bikin nyaman.

3. Berlatih Memaafkan

Bukan buat mereka, tapi demi kamu. Ini bikin beban emosimu lebih ringan.

4. Terima Kenyataan Masa Lalu

Kamu emang nggak bisa ubah masa lalu, tapi kamu bisa ubah arah hidupmu ke depan.

Baca Juga: Ini Dia Waktu yang Diperlukan Bagi Seseorang Untuk Move On

Kamu Berhak Bahagia, Kamu Punya Hak Untuk Pulih

Rasa sakit memang nggak bisa dihindari. Kadang luka itu datang dari orang terdekat. Tapi, kamu juga punya kekuatan buat jadi lebih tinggi dari rasa sakit itu. Dengan bantuin dari si mikroglia, tubuh dan otakmu berusaha memulihkan dirimu dengan perlahan, tapi pasti.

Jadi, kalau hari ini kamu ngerasa capek dan sesak karena ingatan masa lalu, ingat ini bahwa otakmu sedang bekerja keras memotong yang menyakitkan, dan kamu sedang berjalan pulang ke diri kamu yang damai.

Mikroglia mungkin nggak pernah kamu kenal sebelumnya, tapi dia adalah pahlawan diam-diam di balik pemulihan mentalmu. Dengan memahami proses ini, kamu bisa bantu otakmu bekerja lebih baik dengan membiarkan, menerima, dan membuka ruang buat hal baru yang lebih baik, Karena kamu layak sembuh. Kamu layak bahagia.



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU