Gilang Bungkus Diduga Beraksi Kembali: Kali Ini Penipuan Berkedok Kepenulisan Bikin Korban Merasa Takut
INDOZONE.ID - Sosok gilang bungkus yang memiliki fetish dengan kain jarik dan pernah ditangkap, kini diduga beraksi lagi.
Aksi Gilang Bungkus kembali menggemparkan media sosial dengan modus penipuan berkedok kepenulisan, hingga sang korban ketakutan dan membagikan pengalamannya.
Mengutip dari akun X @sehitamsabit, seorang korban yang membagikan pengalaman menyeramkannya dengan seseorang yang mengaku bernama Gilang Bungkus.
Menurutnya, semua bermula saat dia menerima pesan dari Gilang Bungkus di media sosial. Awalnya, korban tidak terlalu memperhatikan pesannya karena dia pikir itu hanya pesan biasa dari orang yang tidak dia kenal.
Baca Juga: Penipuan Sirkus: Kisah Joice Heth Dipromosikan Sebagai Pengasuh George Washington Berusia 161 Tahun
Tetapi, setelah beberapa hari, Gilang Bungkus terus meneror dan meminta korban untuk berbicara lebih lanjut melalui aplikasi pesan lain.
Korban sudah mulai merasa curiga dan tidak nyaman dengan perilaku Gilang Bungkus.
Perbincangan mereka berlangsung selama beberapa hari, dan korban mulai menyadari bahwa Gilang Bungkus mempunyai niat yang buruk.
Baca Juga: Kisah Mengerikan Pasangan Kanibal Rusia, Diduga Makan 30 Korban dalam 2 Dekade
Pelaku tersebut terus mengirimkan pesan yang tidak pantas dan meminta korban untuk melakukan hal-hal yang tidak biasa.
Korban mulai merasa takut dan tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Akhirnya, dia memutuskan untuk memblokir Gilang Bungkus dan tidak berbicara dengannya lagi.
Namun, beberapa hari kemudian, korban menerima pesan dari Gilang Bungkus lagi, kali ini melalui media sosial lain. Dia terus mengirimkan pesan dan meminta korban untuk berbicara dengannya lagi.
Korban mulai merasa tidak nyaman dan ketakutan. Jadi, dia memutuskan untuk membagikan pengalaman menyeramkannya ini kepada orang lain, dengan catatan, agar bisa membantu orang lain untuk tidak mengalami hal yang sama.
Tak hanya itu, ia juga membagikan sebuah foto yang menunjukkan adanya korban lainnya yang telah mengikuti keinginan si pelaku dengan membungkus diri korban seperti "pocong", kemudian diberikan imbalan oleh sang pelaku.
Modus penipuan berkedok kepenulisan ini harus diwaspadai oleh semua orang.
Penipu akan menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan kepercayaan korban, termasuk dengan mengaku sebagai penulis atau memiliki minat yang sama dengan korban.
Baca Juga: Viral Modus Emak-emak Bermobil Curi Beras di Warung, Netizen: Gaya Elit Ekonomi Sulit
Maka dari itu, kamu harus selalu berhati-hati dan tidak terlalu percaya dengan orang yang tidak kita kenal.
Kalau kamu merasa ada sesuatu yang tidak beres, kamu harus segera mengambil tindakan dan tidak ragu untuk meminta bantuan dari orang lain.
Dengan membagikan pengalaman menyeramkan ini, kamu sudah membantu orang lain untuk lebih berhati-hati dan tidak mengalami hal yang sama.
Nah, penting untuk selalu berhati-hati dan tidak terlalu percaya dengan orang yang tidak kita kenal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X/@sehitamsabit