INDOZONE.ID- Natal merupakan hari raya umat Kristiani tentang memperingati hari lahirnya Yesus Kristus.
Hari raya yang jatuh pada setiap 25 Desember ini termasuk dari hari raya terbesar kedua di dunia, setelah malam tahun baru.
Pada saat Natal, seluruh kerabat dan keluarga besar akan berkumpul bersama dalam rangka merayakan hari raya tersebut.
Hampir seluruh negara di dunia menjadikan natal sebagai hari libur internasional.
Baca Juga: Legenda Kucing Yule yang Menakutkan dan Memangsa Anak-anak
Perayaan Natal pada saat ini sudah bersifat sekuler dimana hari raya ini dapat dapat dirayakan dengan latar belakang agama apapun bahkan oleh seorang ateis sekalipun.
Akan tetapi, tahukah kamu kalau ternyata Hari Raya Natal itu sudah dirayakan jauh sebelum Yesus Kristus dilahirkan.
Bangsa Jermanik kuno ribuan tahun lalu sudah merayakan perayaan musim dingin pada setiap tanggal 21 Desember sampai 1 Januari.
Adapun perayaan musim dingin tersebut diberi nama Yule oleh bangsa Jermanik.
Yule sendiri merupakan hari raya untuk memperingati kelahiran Odin, dewa tertinggi bangsa Jermanik.
Baca Juga: Tradisi Yule Log, Membakar Kayu Ketika Natal Tiba
Pada saat hari raya tersebut, mereka menghias pohon-pohon dengan mistletoe (sejenis tumbuhan rambat) agar terlihat cantik.
Selain itu, mereka juga mengadakan jamuan makan besar dan saling memberi hadiah kepada tetangga di sekitarnya.
Yule sendiri memberikan pengaruh banyak pengaruh kepada natal, salah satunya adalah pakaian khas natal yang berwarna merah, putih dan hijau.
Writer: Putri Octavia Saragih
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Website Encyclopedia Britannica