INDOZONE.ID - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa jenazah Eril masih utuh bahkan wangi seperti daun eucalyptus meski sudah 14 hari berada di dasar Sungai Aare, Bern, Swiss.
Daun eucalyptus sendiri aslinya diketahui berasal dari Australia, namun kini banyak tumbuh di seluruh dunia. Daun eucalyptus diketahui memiliki sejumlah khasiat obat, salah satunya bisa diekstrak menjadi minyak kayu putih.
Pohon yang tinggi dan selalu hjau ini memiliki kulit kayu yang halus dan berwarna krem dan daunnya khas berwarna hijau kebiruan. Sebagian besar minyak atsiri disimpan dalam daun ini.
Selain itu, eucalyptus juga sering digunakan untuk membuat wewangian yang menenangkan pikiran dan merilekskan tubuh. Eucalyptus bahkan dianggap sebagai wewangian yang paling mewah.
Lantas, seperti apa wangi eucalyptus?
Eucalyptus termasuk dalam wewangian, yang dicirikan oleh aroma wewangian yang kaya dan aromatik. Baunya berasal dari minyak di daun pohon eucalyptus berwarna biru.
Ada yang menyebut aromanya seperti vicks atau tiger balm. Selain itu, ada juga yang menyebut bahwa wanginya seperti koala. Namun, dapat dipastikan bahwa aromanya seperti mint dan sedikit manis seperti jeruk.
Baca juga: Jasad Eril Utuh Meski Hanyut 14 Hari, Benarkah Pembusukan Jenazah Lebih Lambat di Air?
Menurut Bath & Body Works, aroma eucalyptus bisa membuat suasana hati seseorang menjadi menyenangkan dan tenang. Singkatnya, eucalyptus berbau bersih dan menyegarkan.
Khasiat daun eucalyptus untuk kesehatan
Ada banyak khasiat dari daun eucalyptus, salah satunya bisa meredakan batuk. Dikutip dari Healthline, saat ini beberapa obat batuk yang dijual bebas memiliki minyak kayu putih sebagai salah satu bahan aktifnya.
Biasanya orang-orang akan mengoleskan minyak ke dada dan tenggorokan untuk meredakan gejala batuk pilek atau flu biasa.
Selain itu, kondisi pernapasan seperti asma dan sinustis dapat dibantu dengan menghirup uap yang ditambahkan minyak kayu putih yang mengandung eucalyptus.
Olesan tersebut bisa membantu mengurangi lendir dan membantu mengatasi batuk. Namun, bagi orang yang alergi terhadap kayu putih, bisa memperburuk asma mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: