Senin, 27 SEPTEMBER 2021 • 12:23 WIB

3 Hal Aneh yang Bisa Terjadi Ketika Tidur, Salah Satunya Bisa Spontan Tertidur saat Makan

Author

Hal Aneh yang terjadi saat tidur. (anehdidunia.com)

Tidur merupakan cara manusia menenangkan diri setelah melakukan aktivitas seharian. Selain itu, tidur yang teratur akan membuat orang lebih bugar untuk beraktivitas keesokan harinya.

Namun bagi orang-orang tertentu, tidur justru menjadi hal yang menyebalkan karena mereka memiliki kelainan tertentu yang menganggu aktivitas tidurnya.

Hah? Kok bisa? Berikut ini INDOZONE rangkum beberapa gangguan dalam tidur yang cukup menyebalkan.

 

1. Rapid Eye Disorder (RED)

Bermimpi biasanya hanya terjadi di dalam pikiran seseorang, sementara tubuhnya berada dalam kondisi beristirahat.

Namun bagi penderita RED atau gangguan mata cepat, hal tersebut tidaklah semudah itu. Pasalnya saat mereka bermimpi, tubuhnya juga ikut bergerak-gerak mengikuti apa yang mereka alami.  Mulai dari berbicara, berteriak, menendang, memukul, atau bahkan melompat dari kasurnya.

RED sepintas tampak sama dengan fenomena mengigau yang kerap dialami oleh banyak orang. Namun jika mengigau biasanya tidak akan sampai membahayakan orang, pengidap RED bisa melukai orang-orang di dekatnya secara tidak sengaja.

 

2.  Narkolepsi

Narkolepsi adalah suatu gangguan syaraf di mana seseorang tidak bisa menahan dirinya untuk tidur. Berbeda dengan kasus ketiduran biasa, seorang pengidap narkolepsi bisa tertidur secara spontan dalam kondisi sedang makan atau berbicara sekalipun.

Oleh karena itulah, pengidap narkolepsi sangat rentan mengalami kecelakaan ketika sedang berkendara.

Narkolepsi bisa muncul kapan saja, namun seseorang cenderung lebih mudah mengalami narkolepsi ketika sedang menjalani aktivitas rutin yang membosankan.

Narkolepsi terjadi ketika bagian otak yang mengatur masalah tidur dan sadar bekerja tidak sebagaimana mestinya.

Kasus serangan tidur dalam narkolepsi bisa berlangsung mulai dari beberapa detik hingga setengah jam. Gejala narkolepsi biasanya mulai timbul pada usia antara 15 hingga 30 tahun.

Gejala-gejala tersebut di antaranya adalah mudah tertidur pada siang hari, otot mendadak terasa lemah, tubuh mendadak tidak bisa digerakkan sejenak, serta mengalami semacam halusinasi ketika sedang mengantuk.

 

3. Seksomnia

Seksomnia adalah fenomena di mana seseorang yang mampu berhubungan badan dalam kondisi sedang terlelap.

Fenomena ini tergolong sebagai fenomena yang cukup baru dalam dunia kedokteran karena kasus pertama baru dilaporkan muncul pada tahun 1986.

Seksomnia juga tergolong sebagai fenomena yang amat langka, karena hingga tahun 2015, baru ada 94 kasus seksomnia di seluruh dunia yang dilaporkan muncul.

Saat seseorang mengalami seksomnia, orang tersebut akan mendesah sambil meraba-raba dirinya sendiri atau orang lain yang kebetulan tidur di sebelahnya.

Dalam kasus tertentu, pengidap seksomnia bahkan mencoba berhubungan badan dengan orang lain dalam kondisi masih memejamkan mata.

Tidak diketahui apa penyebab pasti dari seksomnia. Namun kombinasi dari hal-hal seperti kurang tidur, stress, trauma, hingga konsumsi alkohol atau obat-obatan berlebihan diperkirakan menjadi penyebab munculnya seksomnia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU