Rabu, 07 JULI 2021 • 14:53 WIB

Ilmuwan Berhasil Buat Teknologi Tertipis di Dunia, Dipakai Simpan Informasi Elektronik

Author

Penemuan teknologi baru oleh para ilmuwan. (photo/Dok. Tel Aviv University)

Para ilmuwan telah mengembangkan teknologi tertipis di dunia, sebuah perangkat kecil dengan ketebalan dua atom yang bisa digunakan untuk menyimpan informasi elektronik. Perangkat ini terdiri dari 2 lapisan, satu terbuat dari boron dan yang lainnya dari nitrogen, disusun dalam struktur heksagonal berulang. 

Dengan memanfaatkan efek mekanika kuantum aneh yang disebut dengan terowongan kuantum, elektron dari atom boron dan nitrogen dapat menembus celah antara dua lapisan, ubah keadaan perangkat dan mungkinkannya untuk mengkodekan informasi digital. 

Ini mirip dengan cara kerja perangkat komputasi canggih saat ini. Jantung komputer sendiri mengandung banyak kristal kecil, yang masing-masing terdiri dari sekitar 1 juta atom yang ditumpuk dalam beberapa lapisan 100 atom. Dengan pindahkan elektron melintasi celah antara lapisan, komputer dapat beralih di antara dua keadaan biner yang membentuk dasar unit informasi digital. 

"Dalam keadaan tiga dimensi alami, bahan ini (kristal) terdiri dari sejumlah besar lapisan yang ditempatkan di atas satu sama lain, dengan setiap lapisan diputar 180 derajat relatif terhadap tetangganya," ungkap Moshe Ben Shalom, seorang fisikawan di Universitas Tel Aviv dan rekan penulis studi mengembangkan teknologi baru tersebut, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

"Di lab, kami dapat menumpuk lapisan secara artifisial dalam konfigurasi paralel tanpa rotasi, yang secara hipotetis menempatkan atom dari jenis yang sama dalam tumpang tindih yang sempurna meskipun ada gaya tolak yang kuat di antara mereka (dihasilkan dari muatan yang identik)." lanjutnya. 

Penerowongan kuantum mungkinkan partikel untuk melewati penghalang yang tampaknya tidak dapat dilewati. Ini karena dalam fisika kuantum, partikel ada sebagai gelombang dan partikel secara bersamaan, gelombang-gelombang itu adalah probabilitas yang diproyeksikan dari partikel yang ada dalam ruangan tertentu. 

Ini sama seperti dengan gelombang yang menghantam pangkal paha di laut akan menghasilkan gelombang yang lebih kecil yang merambat ke sisi lain, partikel yang ada sebagai gelombang juga mempunyai kemungkinan ada di sisi lain penghalang.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU