Hujan adalah sebuah presipitasi berwujud cairan, berbeda dengan presipitasi non-cair seperti salju, batu es dan slit.
Hujan memerlukan keberadaan lapisan atmosfer tebal agar dapat menemui suhu di atas titik leleh es di dekat dan di atas permukaan Bumi.
Secara teoritis, hujan akan sampai ke Bumi dengan kecepatan minimal 700 km/jam.
Untung saja hambatan udara bisa menahan laju hujan turun dengan kecepatan hanya 8-10 km/jam.
Ketinggian minimum awan hujan adalah 1.200 meter.
Awan hujan pun dapat ditemui pada ketinggian 10.000 meter. Dalam satu detik, kira-kira 16 juta ton air menguap dari bumi.
Air sebanyak 505.000 km3 jatuh sebagai hujan setiap tahunnya di seluruh dunia, 398.000 km3 jatuh ke lautan.
Hujan memerlukan keberadaan lapisan atmosfer tebal agar dapat menemui suhu di atas titik leleh es di dekat dan di atas permukaan Bumi.
Secara teoritis, hujan akan sampai ke Bumi dengan kecepatan minimal 700 km/jam.
Untung saja hambatan udara bisa menahan laju hujan turun dengan kecepatan hanya 8-10 km/jam.
Ketinggian minimum awan hujan adalah 1.200 meter.
Awan hujan pun dapat ditemui pada ketinggian 10.000 meter. Dalam satu detik, kira-kira 16 juta ton air menguap dari bumi.
Air sebanyak 505.000 km3 jatuh sebagai hujan setiap tahunnya di seluruh dunia, 398.000 km3 jatuh ke lautan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber:
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU