Ilustrasi setan 'The Art of the Devil' karya Demetrio Paparoni. (Gallery, Rome)
INDOZONE.ID - Pernahkah kamu mengalami memar tanpa sebab yang muncul tiba-tiba? Banyak yang percaya, jika memar muncul saat bangun tidur, artinya kamu dijilat setan.
Namun, secara medis, ternyata ada penjelasannya. Memar biasanya terjadi karena pembuluh darah yang pecah atau rusak, menyebabkan darah mengumpul di bawah permukaan kulit, sehingga meninggalkan bekas berwarna hitam, biru, ungu, cokelat, hijau, dan kuning.
Pembuluh darah yang pecah, sering terjadi saat terbentur atau terjatuh. Tapi, ada juga yang muncul secara tiba-tiba karena faktor usia. Makin kamu tua, pembuluh darah pun melemah sehingga rentan pecah.
Ada berbagai faktor risiko yang terkait dengan memar tiba-tiba dan mudah terjadi, seperti genetika, usia, dan jenis kelamin.
Meskipun tidak ada bukti komponen genetik spesifik yang menyebabkan memar, penelitian menunjukkan orang yang mudah memar, juga memiliki anggota keluarga dekat yang mengalami hal serupa.
Beberapa obat dapat menyebabkan memar karena pengaruhnya terhadap tubuh, seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen.
Hemofilia atau kurangnya protein tertentu pada tubuh sehingga menyebabkan darah sukar menggumpal.
Kekurangan nutrisi bisa jadi salah satu penyebab muncul memar tanpa sebab. Nutrisi yang dimaksud, seperti vitamin C, zat besi, vitamin K.
Diabetes adalah kondisi kronis yang berkembang, karena ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi atau menggunakan insulin, hormon untuk mengelola kadar gula darah.
Kondisi ini dapat menyebabkan memar yang berlangsung lebih lama dari biasanya karena mempengaruhi penyembuhan luka.
Muncul dengan rasa nyeri serta pembengkakan. Hematoma terjadi setelah adanya cedera atau benturan keras pada kulit. Akan tetapi, terkadang kondisi ini juga dapat terjadi tanpa sebab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Very Well Health