INDOZONE.ID - Serial animasi Dora the Explorer tidak asing lagi untuk masyarakat Indonesia. Dora, sang karakter utama cewek dengan rambut hitam bob, yang ditemani monyet lucu bernama Boots.
Dora merupakan sosok baik, penyayang, dan perhatian. Meski sering diganggu sosok rubah (Sweeper) usil yang suka mencuri, Dora menghadapinya dengan santai, tanpa harus marah.
Sementara itu, sebagai serial animasi hiburan, Dora akrab dengan anak-anak, terutama di Indonesia. Akan tetapi, terselip teori konspirasi pada sosok Dora.
Baca Juga: Teori Konspirasi Manusia Kadal, Diyakini Alien hingga Publik Figur yang Dicurigai Masuk Golongan Ini
Seperti apa teori konspirasi yang dimaksud? Simak penjelasan singkat berikut ini!
1. Dora Penyihir
Teori konspirasi pertama menyebut Dora sebagai penyihir. Teori konspirasi itu berdasarkan pada tas ransel Dora yang mampu mengeluarkan berbagai benda saat dibutuhkan.
Sementara itu, alasan lain Dora penyihir adalah sosok monyet yang selalu bersamanya. Boots diduga seorang anak hasil penculikan, lalu diubah menjadi seekor monyet.
Baca Juga: 4 Teori Konspirasi Populer tentang Piramida Mesir, Salah Satunya Dibangun oleh Alien
Dugaan Boots adalah manusia yang terperangkap dalam tubuh monyet, tampak dari kemampuannya berjalan seperti manusia dan menuruti perkataan Dora.
2. Dora Menderita Penyakit Mental
Ada teori konspirasi lain yang menyebut, Dora menderita penyakit mental, yaitu Demensia dan Skizofrenia. Oleh sebab itu, dia mampu bicara serta berteman dengan banyak binatang dan tumbuhan. Penyebab Dora sakit karena hidup tanpa sosok ibu dari kecil.
Selain itu, Dora juga tidak pergi ke sekolah. Dora diduga putus sekolah akibat sakit yang dideritanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube Calon Sarjana